MERAHPUTIH I JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiagakan 649.780 tempat duduk guna melayani mobilitas masyarakat selama libur panjang Isra Mikraj. Langkah ini diambil untuk memastikan perjalanan pelanggan tetap lancar, aman, dan terjadwal di tengah tingginya minat bepergian.
Hingga 13 Januari 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket telah mencapai 347.381 lembar atau setara okupansi 53,46 persen. Angka tersebut mencerminkan kepercayaan publik terhadap kereta api sebagai moda transportasi andalan selama periode libur.
Baca juga: Jawa Timur Kian Kokoh Jadi Magnet Wisata Nasional dan Global di Libur Nataru 2025/2026
Pergerakan penumpang tercatat relatif merata. Pada 15 Januari 2026, tiket terjual sebanyak 101.470 lembar, disusul 16 Januari 2026 sebanyak 85.971 tiket, 17 Januari 2026 mencapai 60.052 tiket, dan 18 Januari 2026 sebanyak 99.888 tiket. Lonjakan terlihat menjelang akhir pekan libur panjang.
Baca juga: KAI Catat Lonjakan Penumpang dan Motis Saat Nataru 2025/2026
Untuk mengantisipasi kepadatan, KAI mengoperasikan kereta tambahan dengan total 45.791 tempat duduk, terdiri dari 34.287 kursi kelas eksekutif dan 11.504 kursi kelas ekonomi. Penambahan ini difokuskan pada lintas favorit dan rute tujuan wisata.
Relasi dengan volume penumpang tertinggi didominasi rute menuju kota wisata dan pusat aktivitas. Di antaranya Yogyakarta–Gambir, Gambir–Yogyakarta, Lempuyangan–Pasar Senen, Pasar Senen–Lempuyangan, serta Gambir–Bandung dan sebaliknya.
Baca juga: Kereta Panoramic Jadi Tren Wisata Baru, Pelanggan Tumbuh Signifikan di 2025
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan, tingginya mobilitas di relasi favorit memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus mendorong pergerakan ekonomi di destinasi tujuan selama libur panjang.(red)
Editor : Redaksi