MERAHPUTIH I JAKARTA — Persija Jakarta bersiap menghadapi ujian penting di hadapan publiknya sendiri. Menjamu Madura United FC pada lanjutan kompetisi Liga 1 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (23/1/2026) malam, Macan Kemayoran tetap membidik kemenangan penuh meski harus tampil tanpa sejumlah pilar utama.
Bek kiri Persija, Dony Tri Pamungkas, menegaskan bahwa kondisi skuad yang tidak ideal tak menggerus keyakinan tim. Ia memastikan seluruh pemain yang tersedia berada dalam kondisi siap tempur untuk mengamankan tiga poin di laga krusial tersebut.
Baca juga: Persebaya Matangkan Fondasi Jelang Putaran Kedua, Tavares Fokus Adaptasi dan Kebugaran Pemain
Situasi memang tak sepenuhnya berpihak kepada Persija. Sejumlah nama penting dipastikan absen akibat sanksi dan cedera. Fabio Calonego, Ryo Matsumura, Van Basty Sousa, serta Bruno Tubarao harus menepi setelah menerima hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Sementara itu, Hanif Sjahbandi dan Sousa bukan hanya terkena sanksi, tetapi juga masih berkutat dengan masalah kebugaran.
Meski demikian, Dony menilai kondisi tersebut sudah diantisipasi sejak jauh hari. Program latihan selama sepekan terakhir, kata dia, dirancang untuk memastikan pemain pengganti mampu mengisi peran yang ditinggalkan tanpa mengurangi kualitas permainan tim.
“Untuk pertandingan besok [hari ini], kami semua siap. Memang ada beberapa pemain yang tidak bisa bermain, tapi kami semua siap untuk pertandingan. Semua persiapan pun berjalan dengan lancar,” ujar Dony saat konferensi pers jelang laga.
Pemain yang dikenal lugas dalam bertahan itu juga menekankan bahwa duel melawan Madura United memiliki arti penting dalam perjalanan Persija musim ini. Bermain di stadion kebanggaan dengan dukungan penuh The Jakmania diharapkan mampu menjadi pembeda.
“Besok [hari ini] merupakan pertandingan yang penting. Kami berharap suporter bisa ramai datang ke stadion untuk mendukung. Kami optimistis bisa mendapatkan tiga poin,” lanjutnya.
Baca juga: Teja Paku Alam Tegaskan Kesiapan PERSIB Sambut Putaran Kedua, PSBS Biak Jadi Ujian Awal
Tak hanya berbicara soal laga terdekat, Dony turut merefleksikan perjalanan Persija sepanjang putaran pertama kompetisi. Mengakhiri paruh musim di posisi ketiga klasemen menjadi bukti bahwa fondasi tim telah terbentuk dengan cukup solid.
Menurutnya, capaian tersebut patut disyukuri sekaligus dijadikan bahan bakar motivasi untuk menghadapi paruh kedua musim yang masih panjang dan penuh tantangan.
“Menurut saya, Alhamdulillah putaran pertama sudah kami lalui dan berhasil finis di posisi ketiga. Yang pasti itu akan menjadi motivasi,” ucap Dony.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa euforia tak boleh berlebihan. Dengan masih menyisakan 17 pertandingan, persaingan menuju tangga juara dinilainya masih sangat terbuka dan menuntut konsistensi tinggi di setiap laga.
Baca juga: PERSIB Matangkan Strategi, Siap Lanjutkan Dominasi di Puncak Klasemen
“Terkait untuk menjadi juara mungkin perjalanan masih sangat panjang. Masih ada 17 pertandingan lagi. Yang pasti kami fokus dari setiap pertandingan demi pertandingan,” tegasnya.
Laga melawan Madura United pun menjadi momentum penting bagi Persija untuk menjaga jarak dengan pesaing di papan atas sekaligus menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki. Di tengah badai absensi, Macan Kemayoran ingin menegaskan satu pesan: kekuatan tim tak hanya bertumpu pada nama besar, tetapi juga pada kesiapan kolektif dan mental juara.
Di bawah sorotan lampu GBK dan dukungan ribuan suporter, Persija berharap malam nanti menjadi panggung pembuktian—bahwa tiga poin tetap bisa diraih meski situasi tak sepenuhnya ideal.(jak)
Editor : Redaksi