MERAHPUTIH I SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai memanaskan mesin pembinaan generasi unggul melalui gelaran Ajang Talenta Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Khofifah Indar Parawansa di Airlangga Convention Center, Sabtu (4/4).
Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari strategi besar menyiapkan sumber daya manusia Jawa Timur yang berdaya saing hingga level internasional.
Baca juga: Jatim Bidik WTP ke-11, Khofifah Tekankan Disiplin Tata Kelola Keuangan
“Tiga hal yang sedang kita siapkan saat ini adalah penguatan Ajang Talenta Prestasi Siswa 2026, persiapan SPMB, serta program bedah rumah bagi tenaga pendidik dan kependidikan di 38 kabupaten/kota,” ujar Khofifah.
Ia berharap, ajang ini mampu melahirkan talenta-talenta unggul yang tidak hanya berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional hingga global. Khofifah juga mengapresiasi peran sekolah swasta, mulai dari SMA, SMK, SLB hingga Madrasah Aliyah, yang turut memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi di tengah keterbatasan daya tampung sekolah negeri.
Selain itu, perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik juga menjadi fokus. Program bedah rumah yang digagas Pemprov Jatim disebut sebagai bentuk kepedulian agar guru dan tenaga kependidikan dapat tinggal di hunian yang layak.
Kegiatan ini turut menghadirkan motivator nasional Das'ad Latif yang memberikan suntikan semangat kepada para peserta. Hadir pula Ketua Pusat Prestasi Nasional Maria Erena yang mengapresiasi keseriusan Jawa Timur dalam mengelola talenta siswa.
Baca juga: HKTI Jatim Siap Kelola Limbah Dapur MBG, Dorong Energi Alternatif dan Pupuk Organik
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa ajang ini merupakan bentuk nyata penghargaan pemerintah terhadap siswa berprestasi di berbagai bidang, mulai dari akademik, olahraga, hingga seni.
Menurutnya, Jawa Timur terus menunjukkan capaian positif dalam jalur prestasi. Pada 2026, tercatat sekitar 49 ribu siswa berhasil masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi—angka yang dinilai melampaui capaian sebelumnya.
Baca juga: Lia Istifhama: HUT ke-120 Kota Blitar Momentum Transformasi Nyata
“Ini adalah bentuk komitmen Ibu Gubernur agar prestasi siswa tidak terabaikan. Kita ingin mereka merasa dihargai dan mendapatkan peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Aries menambahkan, keberhasilan Jawa Timur meraih juara umum di sejumlah ajang nasional pada tahun sebelumnya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Ke depan, seluruh ajang lomba diharapkan dapat menjadi barometer prestasi pendidikan tingkat nasional.
Dengan persiapan yang semakin matang, Jawa Timur optimistis mampu mencetak talenta terbaik yang siap menjadi wakil provinsi dalam berbagai kompetisi nasional, bahkan menembus panggung internasional.(pps)
Editor : Redaksi