Bobotoh Tumpah Ruah Sambut Pawai Juara Persib Bandung

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I BANDUNG - Pawai juara kembali menjadi milik warga Kota Bandung. Ribuan Bobotoh tumpah ruah di jalanan untuk merayakan keberhasilan Persib Bandung menjuarai Super League 2025/2026 melalui konvoi kemenangan yang digelar pada Minggu (24/5).

Tradisi panjang arak-arakan juara yang telah melekat dengan klub kebanggaan Jawa Barat sejak era 1937 itu kembali menghadirkan lautan biru di pusat Kota Bandung. Sejak pagi hari, masyarakat sudah memadati sejumlah ruas jalan yang menjadi lintasan pawai demi menyambut para pemain idolanya.

Baca juga: Persebaya Tutup Musim dengan Pesta Gol, Tavares Tetap Soroti Mental Pemain

Pawai dimulai dari kawasan Gedung Sate sekitar pukul 08.30 WIB dan berakhir di kawasan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Asia-Afrika. Agenda tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara manajemen PERSIB bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung, serta dukungan sejumlah sponsor.

Seluruh pemain, pelatih, ofisial hingga jajaran direksi dan komisaris PT Persib Bandung Bermartabat ikut berada dalam iring-iringan kendaraan terbuka. Sejumlah pejabat dari lingkungan Pemprov Jawa Barat dan Pemkot Bandung juga turut mendampingi rombongan selama perjalanan.

Antusiasme masyarakat terlihat luar biasa di sepanjang rute pawai yang melintasi Jalan Banda, L.L.R.E Martadinata (Riau), Merdeka, Perintis Kemerdekaan, Lembong, Veteran, Simpang Lima hingga Jalan Asia-Afrika. Sorak-sorai, nyanyian kemenangan dan yel-yel khas Bobotoh terus menggema mengiringi perjalanan skuad Maung Bandung.

Bendera biru, syal hingga atribut klub tampak memenuhi sisi jalan. Tidak hanya warga Kota Bandung, banyak pendukung datang dari berbagai daerah di Jawa Barat demi menjadi saksi pesta kemenangan tim kesayangannya.

Baca juga: Lautan Biru Penuhi Bandung, Pawai Juara PERSIB Jadi Perayaan Kebanggaan Warga Jabar

Meski kepadatan kendaraan sempat terjadi di sejumlah titik, terutama kawasan Asia-Afrika yang sudah dipenuhi massa sejak pagi, suasana tetap berlangsung tertib. Warga terlihat sabar mengikuti jalannya pawai sambil terus memberi dukungan kepada para pemain.

Keberhasilan PERSIB musim ini dipastikan setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (23/5). Raihan satu poin membuat PERSIB mengoleksi nilai 79, sama dengan Borneo FC, namun Maung Bandung unggul head to head sehingga berhak membawa pulang trofi juara.

Gelar Super League 2025/2026 sekaligus menegaskan dominasi PERSIB dalam beberapa musim terakhir. Klub asal Bandung tersebut kini mengoleksi lima gelar pada era Liga Indonesia, yakni Liga Indonesia 1994/1995, Liga Super Indonesia 2014, Liga 1 2023/2024, Liga 1 2024/2025, serta Super League 2025/2026.

Baca juga: Super League 2025/26 Berakhir, David da Silva Jadi Top Sko

Secara keseluruhan, trofi musim ini menjadi gelar kesepuluh PERSIB di kompetisi kasta tertinggi nasional. Sebelumnya, klub legendaris tersebut juga pernah berjaya pada era Perserikatan dan Kejurnas PSSI, termasuk pada musim 1937, 1959/1961, 1986, 1989/1990 dan 1993/1994.

Head of Communication PERSIB dalam kesempatan tersebut mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan, keselamatan dan ketertiban selama mengikuti pawai. Manajemen klub juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan lain yang terdampak kepadatan lalu lintas akibat perayaan kemenangan tersebut.

Bagi Bobotoh, pesta juara kali ini bukan sekadar selebrasi trofi. Pawai tersebut menjadi simbol kebanggaan sekaligus bukti eratnya hubungan antara PERSIB dengan masyarakat Jawa Barat yang terus menjaga tradisi dukungan lintas generasi.(ban)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru