Pemadaman Bergilir di Jatim Mulai Melandai, ESDM Pastikan Pasokan Listrik Tetap Aman

harianmerahputih.id
Kepala Dinas ESDM Jawa Timur, Aftabuddin Rijaluzzaman

MERAHPUTIH I SURABAYA – Setelah sempat menimbulkan keluhan masyarakat akibat pemadaman listrik bergilir yang terjadi di berbagai daerah dalam beberapa pekan terakhir, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan kondisi pasokan listrik kini berangsur normal. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur menyebut kebijakan pemadaman tersebut merupakan bagian dari manajemen beban listrik yang diberlakukan secara nasional oleh PT PLN untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan.

Kepala Dinas ESDM Jawa Timur, Aftabuddin Rijaluzzaman, menjelaskan bahwa pemadaman yang terjadi bukan hanya dialami Jawa Timur, melainkan merupakan kebijakan yang diterapkan secara merata di sejumlah wilayah Indonesia.

Baca juga: Libur Sekolah Jadi Ruang Guru Berbenah, Dindik Jatim Dorong Peningkatan Kompetensi Hadapi Tahun Ajaran 2026/2027

Menurutnya, Jawa Timur menjadi salah satu daerah yang mendapatkan giliran dalam skema pengaturan beban tersebut. Dampaknya dirasakan hampir di seluruh wilayah, mencakup 38 kabupaten dan kota di provinsi ini.

“Pemadaman di PLN itu memang kebijakan dari pusat untuk manajemen beban. Jadi se-Indonesia memang dibagi. Jawa Timur juga mendapat bagian dan itu merata di seluruh 38 kabupaten/kota,” ujar Aftabuddin kepada awak media, Rabu (22/6).

Ia mengungkapkan, berdasarkan rencana yang telah disusun sebelumnya, pemadaman bergilir masih berlangsung hingga sekitar 20 Juni. Namun setelah melewati periode tersebut, kondisi sistem kelistrikan mulai menunjukkan perbaikan signifikan.

“Sekarang berangsur-angsur sudah mulai pulih kembali. Harapan kita ke depan tidak ada lagi pemadaman seperti yang terjadi sebelumnya,” katanya.

Aftabuddin menilai situasi saat ini jauh lebih kondusif dibanding beberapa pekan lalu. Keluhan masyarakat yang sebelumnya ramai disampaikan terkait pemadaman listrik kini mulai berkurang seiring membaiknya kondisi jaringan dan pasokan listrik.

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi intensif dengan PLN guna memastikan proses pemulihan berjalan sesuai rencana. Dalam komunikasi tersebut, PLN turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Timur atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama masa pengaturan beban berlangsung.

“PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Timur. Manajemen beban ini memang merupakan kebijakan dari pusat untuk menjaga keseimbangan sistem kelistrikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Aftabuddin menjelaskan bahwa selama ini Jawa Timur dikenal sebagai salah satu daerah dengan kondisi pasokan listrik yang relatif surplus. Ketersediaan daya yang mencukupi bahkan menjadi salah satu faktor pendukung masuknya investasi industri ke provinsi ini.

Baca juga: Kepala BPKP Jatim Resmi Berganti, Khofifah Tekankan Pengawasan Pembangunan yang Akuntabel

Menurutnya, selama beberapa tahun terakhir kebutuhan listrik untuk sektor industri maupun rumah tangga di Jawa Timur dapat dipenuhi dengan baik. Bahkan ketika ada pabrik atau kawasan industri baru yang membutuhkan tambahan daya listrik, sistem kelistrikan Jawa Timur masih mampu mengakomodasinya.

“Selama ini Jawa Timur selalu surplus daya. Ketika ada pabrik-pabrik masuk, kita bisa langsung memberikan pasokan listrik yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Namun dalam kondisi tertentu, pengelolaan sistem kelistrikan nasional mengharuskan adanya pembagian beban secara merata untuk menjaga stabilitas jaringan. Selain itu, saat ini terdapat sejumlah unit pembangkit yang sedang menjalani pemeliharaan dan perbaikan sehingga diperlukan langkah antisipatif agar pasokan listrik tetap terjaga.

Aftabuddin menjelaskan bahwa beberapa fasilitas pembangkit tenaga listrik saat ini sedang menjalani proses maintenance. Pekerjaan tersebut dilakukan untuk memastikan keandalan pembangkit dalam jangka panjang sekaligus mencegah gangguan yang lebih besar di kemudian hari.

“Sekarang ada beberapa unit yang sedang diperbaiki. Satu unit sudah selesai dan kondisinya sudah baik, sementara satu unit lainnya masih dalam proses pemeliharaan,” katanya.

Baca juga: Pemprov Jatim Minta PLN Prioritaskan Sektor Vital Saat Pemadaman Bergilir

Karena itu, pemerintah optimistis kondisi kelistrikan Jawa Timur akan semakin membaik dalam waktu dekat. Dengan selesainya proses perbaikan pada sejumlah fasilitas pembangkit, potensi pemadaman bergilir diperkirakan akan terus menurun.

Meski demikian, Aftabuddin menegaskan bahwa kewenangan terkait penentuan jadwal maupun penghentian pemadaman sepenuhnya berada di tangan PLN sebagai operator sistem kelistrikan nasional.

“PLN yang bisa memutuskan sampai kapan. Tetapi yang jelas kondisinya sudah melandai sejak tanggal 20 kemarin dan diupayakan tidak ada lagi pemadaman yang masif seperti sebelumnya,” tegasnya.

Ia juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kondisi pasokan listrik di Jawa Timur. Berdasarkan pemantauan dan koordinasi yang dilakukan bersama PLN, kebutuhan listrik masyarakat maupun sektor industri masih dalam kondisi aman.

“Pasokan listrik Jawa Timur aman. Insyaallah aman,” ujar Aftabuddin.(pps)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru