MERAHPUTIH I SURABAYA – Rumah Sakit Korpri Pura Raharja Surabaya memasuki babak baru. Ditandai dengan peluncuran logo baru, rumah sakit milik Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) itu menegaskan komitmennya bertransformasi menjadi rumah sakit umum yang lebih modern, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan siap memberikan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).
Peluncuran logo yang digelar Jumat (10/7) tersebut dihadiri Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., MH., Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, jajaran pimpinan OPD Pemprov Jawa Timur, serta keluarga besar Korpri.
Momentum transformasi itu juga dibarengi pelaksanaan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bagi sekitar 300 ASN Jawa Timur. Program tersebut merupakan bagian dari Gerakan Sejuta Vaksin HPV yang digagas Korpri untuk meningkatkan perlindungan kesehatan ASN dan keluarganya dari risiko kanker serviks.
Sekdaprov Jawa Timur Adhy Karyono mengatakan, pergantian logo bukan sekadar perubahan identitas visual, tetapi menjadi simbol lahirnya semangat baru dalam pengelolaan rumah sakit setelah resmi berstatus sebagai rumah sakit umum.
Menurut Adhy, perubahan status tersebut membuka ruang lebih luas bagi RS Korpri Pura Raharja untuk menghadirkan beragam layanan kesehatan yang sebelumnya belum tersedia. Karena itu, pembenahan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tata kelola organisasi, peningkatan mutu pelayanan hingga pengembangan sumber daya manusia.
"Ini menjadi semangat baru bagi Rumah Sakit Korpri Pura Raharja. Setelah berubah menjadi rumah sakit umum, tentu layanannya juga harus semakin lengkap. Kami ingin memperbarui manajemen, organisasi, dan pelayanan agar mampu memenuhi standar yang lebih tinggi," ujarnya.
Ia menambahkan, rumah sakit juga mulai membangun kerja sama dengan sejumlah rumah sakit internasional sebagai bagian dari upaya menghadirkan teknologi kesehatan terkini sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga medis.
"Harapannya, rumah sakit ini benar-benar menjadi kebanggaan Korpri sekaligus mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan ASN," katanya.
Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh menyebut keberadaan RS Korpri Pura Raharja memiliki makna strategis karena tidak hanya menghadirkan fasilitas kesehatan, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.
Menurutnya, keberhasilan Korpri Jawa Timur mengembangkan rumah sakit merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup ASN dan masyarakat.
"Kita tidak hanya membangun rumah sakit, tetapi membangun kesehatan masyarakat, kesehatan ASN, sekaligus membangun kembali kepercayaan publik kepada Korpri," tegas Zudan.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme ASN mengikuti vaksinasi HPV. Melihat besarnya kebutuhan, Korpri Pusat siap menambah kuota vaksin sesuai permintaan daerah.
"Kalau 300 vaksin masih kurang, kami siap menambah. Seribu kami siapkan, dua ribu kami siapkan, bahkan lima ribu pun kami siap mendukung," ujarnya.
Program vaksinasi HPV tersebut menjadi bagian dari Korpri Health, salah satu program nasional Korpri yang berfokus pada peningkatan kesehatan anggota melalui berbagai layanan preventif, termasuk vaksin HPV, vaksin TBC, hingga vaksin penyakit paru.
Baca juga: Jatim Kejar Target IDL 95 Persen, Adhy Desak Daerah Percepat Tekan Zero Dose
Selain kesehatan, Zudan juga memperkenalkan sejumlah program unggulan Korpri lainnya, di antaranya Korpri Housing yang menyediakan pembiayaan rumah bagi ASN dengan tenor hingga 30 tahun, Korpri Umrah yang memberikan kemudahan keberangkatan ibadah umrah, serta Korpri Education berupa dukungan pendidikan lanjutan bagi anggota Korpri.
Ia menegaskan ASN merupakan salah satu pilar penting penyelenggaraan negara yang menopang pelayanan publik di berbagai sektor, mulai pendidikan, kesehatan hingga administrasi pemerintahan.
"ASN adalah penggerak pelayanan publik. Karena itu Korpri harus terus hadir meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat kualitas anggotanya," katanya.
Direktur RS Korpri Pura Raharja Surabaya dr. Makhyan Jibril Al-Farabi mengatakan, tingginya minat ASN mengikuti vaksinasi HPV menjadi bukti semakin meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya pencegahan penyakit.
Seluruh kuota sebanyak 300 peserta yang disediakan langsung terpenuhi hanya dalam waktu singkat.
"Alhamdulillah seluruh kuota langsung habis. Mudah-mudahan nanti bisa ditambah lagi sehingga lebih banyak ASN maupun keluarganya yang mendapatkan manfaat," ujarnya.
Tak hanya memperluas layanan kesehatan, RS Korpri Pura Raharja juga mulai memperkuat kolaborasi internasional. Salah satunya melalui kerja sama dengan CKU St. Mary International Hospital, Korea Selatan.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Berujung Perusakan, Sekdaprov Jatim Sesalkan Kerusakan Gedung Negara Grahadi
Kerja sama tersebut membuka kesempatan bagi dokter-dokter rumah sakit mengikuti pendidikan fellowship di Korea Selatan sekaligus menghadirkan teknologi kesehatan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Saat ini rumah sakit telah memiliki perangkat AI yang mampu membantu proses deteksi gangguan kesehatan melalui analisis suara batuk pasien.
Selain itu, RS Korpri Pura Raharja juga menjalin kolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), khususnya Pusat Studi Artificial Intelligence dan Cardiovascular Research Innovation Center, untuk mengembangkan inovasi layanan kesehatan berbasis teknologi digital, terutama di bidang kardiovaskular.
Menurut Jibril, salah satu keunggulan rumah sakit adalah keberpihakannya kepada ASN melalui penyediaan layanan kesehatan dengan biaya yang lebih terjangkau.
Vaksin HPV yang di pasaran bernilai antara Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per dosis, di RS Korpri Pura Raharja dapat diperoleh ASN beserta keluarganya hanya dengan biaya Rp290 ribu.
Ke depan, rumah sakit akan terus mengembangkan program vaksinasi, pemeriksaan kesehatan gratis, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai komunitas sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan promotif dan preventif.
Dengan identitas baru yang diusung, RS Korpri Pura Raharja optimistis mampu menjadi rumah sakit modern berbasis inovasi, memperkuat pelayanan kesehatan ASN, sekaligus memberikan kontribusi lebih besar dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di Jawa Timur.(pps)
Editor : Redaksi