Satgas Kampung Tangguh Panjang Jiwo Dibentuk

harianmerahputih.id
Warga dan aparat kepolisian saat bergotong royong menyiapkan pembentukan Satgas Kampung Tangguh Panjang Jiwo, Rabu (3/6).

MERAH PUTIH | Surabaya - Satgas Kampung Tangguh Semeru Wani Jogo Suroboyo di RW 01, RW 02 dan RW 03 Kelurahan Panjang Jiwo, Surabaya akhirnya terbentuk, Rabu (3/6). Satgas Kampung Tangguh itu terdiri dari karang taruna, relawan, warga sendiri dan staf RT/RW.

Di Kampung Tangguh, dibangun one gate sistem dengan cara penutupan keluar masuk pintu untuk warga. Waktu penutupan dan mulai penjagaan adalah pukul 21.00 wib sampai dengan pukul 04.00 wib.

Selain itu, alat kesehatan sesuai protokol kesehatan pemerintah pun tersedia. Di antaranya pipa pancuran desinfektan, alat semprot, tempat cuci tangan, hand sanitizer, desinfektan, masker, APD, thermogun dan lain sebagainya.

Kampung Tangguh di tiga RW Panjang Jiwo ini menerapkan physcal distancing dan social distancing seperti, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, di rumah saja, jangan bergerombol dan lain sebagainya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol M Fadil Imran menyampaikan bahwa penularan COVID-19 di Kota Surabaya bisa ditekan dengan optimalisasi kampung tangguh.

"Saya kasih contoh di Bojonegoro dan Lamongan saat kunjungan saya ke sana. Di sana sangat efektif dan tak ada penambahan jumlah penderita baru," ujarnya saat peletakan batu pertama pembangunan GOR Bulu Tangkis di Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu.

Dengan adanya kampung tangguh, kata dia, orang-orang yang berada dalam klaster pasar di Bojonegoro mendapatkan 3T, yakni testing, tracking dan treatment sehingga tak ada penambahan angka orang dalam pemantauan (ODP). (red/ant/rga)

Editor : Rangga Putra

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru