MERAHPUTIH | GRESIK - Internal DPC PKB Kabupaten Gresik bergolak. Pemicunya, terjadi dualisme dukungan ke dua bakal calon Bupati dari Partai Politik (Parpol) besutan Gus Dur tersebut.
Dalam notulen Rapat Pengurus DPC PKB Gresik, Minggu (31/5) yang beredar, Sekretaris DPC PKB Imron Rosyadi memberikan ancaman mengganti ketua-ketua PAC yang tidak mendukung pasangan M Qosim-Alif Maslichan.
Baca juga: Anthony G Latuheru dan Subhan Pattimahu Siap Ramaikan Bursa Pilkada Kota Ambon
“Ketua PAC yang tidak mendukung QA (Qosim-Alif) segera diganti. Begitu juga ketua ranting yang tidak mengamankan keputusan DPC PKB alias QA diganti,” tulis dalam notulensi itu.
Ancaman itu diperkuat diterbitkannya form pengajuan ulang pengurus PAC dan Ranting PKB. Para pengurus yang mendukung QA mengajukan ulang dan mengganti nama yang tidak mendukung hingga ditentukan deadlinenya sampai 10 Juni 2020.
Baca juga: Gerindra Potensi Salip PKB dan PDIP di Jatim Versi ARCI, ini Faktornya
Apalagi dalam rapat koordinasi di Graha Gusdur DPC PKB Gresik, hanya dihadiri ketua PAC Balongpanggang, Cerme, Duduk, Kebomas, Manyar, dan Sidayu. Bungah diwakili sekretaris dan Panceng diwakili mantan ketua PAC.
Informasi yang beredar, ancaman itu langsung direalisasikan untuk PAC PKB Kecamatan Bungah. Sholahuddin yang juga anggota FKB DPRD diganti wakil ketua. Itu juga berlaku bagi Banom PKB Garda Bangsa, Gemasaba dan Perempuan Bangsa. Ketua DKC Garda Bangsa Sholahuddin Alayyubi diganti M Syahrul Munir.
Baca juga: Bolone Mas Gibran Bersyukur dan Gelar Tasyakuran Sambut Putusan MK
“Iya, saya dapat kabar katanya bersih-bersih, karena saya mendukung Gus Yani. Tapi percuma, saya gak bisa dicopot karena SK saya dari DKN,” ucap, Sholahuddin Alayyubi.(*)
Editor : Tudji Martudji