MERAHPUTIH | PROBOLINGGO - Inisiasi Kampung Tangguh di Jawa Timur terus bertambah. Gerakan penanggulangan Covid-19 berbasis masyarakat dengan ampuan TNI-Polri dinilai mampu berperan memutus mata rantai penularan virus Corona. Bahkan, model dan prinsip Kampung Tangguh di Jatim sudah direplikasi provinsi lain secara nasional, meski menggunakan nama lain yang berbeda-beda.
Dalam rangkaiannya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan 30 kampung tangguh di Kota Probolinggo. Dan melihat bersama Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin. Diantaranya, Kampung Tangguh Semeru di Kampung Benteng RW 2 Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan dan di Kelurahan Kanigaran, Kota Probolinggo.
Baca juga: Jatim Kirim Bantuan Rp5 Miliar untuk Sumatera, Khofifah: Ini Amanah dari Warga Kami
Partisipasi masyarakat di dua kelurahan tersebut juga dinilai cukup besar. Di kampung Benteng Mayangan misalnya, ibu-ibu tangguh ikut melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan dengan cara humanis.
Masyarakatnya bersatu membangun kemandirian ekonomi dan pangan. Terbukti ada lumbung pangan yang menyediakan sembako murah, juga pemberdayaan UKM membuat masker dan faceshield.
"Kampung Tangguh Kota Probolinggo, inovasinya kaya sekali. Tidak hanya menyiapkan pendisiplinan masyarakat tapi juga disiapkan UKM untuk layanan ekonomi yang menyertakan seluruh energi yang dipunyai," kata Gubernur Khofifah.
Baca juga: Jatim Mantapkan Dukungan untuk Swasembada Susu dan Gula, Khofifah: Siap di Garis Terdepan
Seperti mendorong bordir khas Probolinggo hingga menciptakan lagu-lagu jinggle pemersatu warga dalam melawan kondisi pandemi Covid-19.
Pihaknya optimistis, kampung tangguh di Kota Probolinggo bisa berkelanjutan. Tak hanya dalam pandemi Covid-19 dan penyiapan new normal, tapi ketangguhan warga juga akan dilanjutkan setelah pandemi berakhir dengan modal solidaritas yang sudah terbangun.
"Dalam rakor bersama BPKP tiga hari lalu yang dibuka oleh Presiden, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri menyampaikan salah satu yang dijadikan role model untuk bisa membangun ketangguhan masyarakat adalah kampung tangguh dari Jatim," tegas Khofifah.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
Dengan diresmikannya 30 Kampung Tangguh di Kota Probolinggo ini, Gubernur Khofifah juga optimistis Kota Probolinggo masuk kategori zona orange, bisa segera menjadi zona kuning bahkan hijau pertama, di Jatim.
"Kalau kampung tangguhnya keren-keren, relawannya semangat, maka dimungkinkan Kota Probolinggo bisa menjadi zona hijau pertama di Jatim," ungkap Gubernur Khofifah di acara launching Kampung Tangguh. (*)
Editor : Tudji Martudji