Kunjungi Surabaya, Menko PMK Apresiasi Terbentuknya Sektor Tangguh

harianmerahputih.id
Menko PMK Muhadjir Effendy ketika mengunjungi kota Surabaya, Kamis (25/6/2020)

MERAHPUTIH | SURABAYA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, meninjau protokol kesehatan yang telah diterapkan di Pasar Genteng Baru dan Kampung Tangguh Genteng Candirejo, Surabaya, Kamis (25/6/2020).

Sebelum Menko PMK datang, Walikota Surabaya Tri Rismaharini tampaknya sudah bersiap menyambut di depan Pasar Genteng Baru.

Baca juga: Menko PMK Muhadjir Effendy Usulkan Perubahan Usia Masuk Sekolah Menjadi 6 Tahun

Dengan menggunakan masker, face shield lengkap dengan sarung tangan, ia bersiap menyambut kedatangan pejabat utama di Kementerian Koordinator PMK itu.

Melihat hal tersebut, rupanya membuat para pedagang dan pembeli di lantai satu maupun lantai dua pasar begitu antusias untuk mengabadikannya dengan ponsel kamera.

Bahkan, mereka satu-persatu terlihat keluar dari stand dagangannya.

Tak ingin para pedagang dan pembeli itu bergerombol, Wali Kota Risma langsung mengimbau mereka agar tetap menjaga jarak atau menerapkan physical distancing.

Dengan menggunakan megaphone, ia mengarahkan mereka agar kembali beraktivitas seperti sebelumnya.

“Ayo tetap jaga jarak, jangan bergerombol, balik-balik nang stand e (ayo kembali-kembali ke stand),” kata Walikota Risma saat mengarahkan para pedagang agar kembali bekerja.

Tak berapa lama, Menko PMK akhirnya datang.

Risma yang sudah bersiap itu, langsung menyambut kedatangannya dan mengarahkan ke stand di dalam Pasar Genteng Baru itu.

Mulai stand pedagang camilan, ikan kering, hingga pedagang ikan basah, tak luput dari tinjauannya.

Bahkan, dalam tinjauannya itu, Risma bersama Menko PMK ini juga sempat beberapa kali mengobrol bersama pedagang di dalam pasar.

Sekitar 15 menit berada di dalam pasar, mereka pun kemudian berjalan kaki menuju salah satu Kampung Tangguh yang berada di sisi barat pasar itu.

Baca juga: Mendag Meninjau Harga dan Stok Bapok di Pasar Genteng Baru Surabaya

Menko PMK tampak terkejut dengan protokol kesehatan yang ada di kampung itu.

Pasalnya, sebelum masuk, mereka harus melewati pemeriksaan protokol kesehatan oleh Satgas Covid-19.

Menko PMK, Muhadjir Effendy mengaku sangat mengapresiasi kebijakan Pemkot Surabaya dalam mencegah penyebaran Covid-19, dengan tetap menjaga stabilitas roda perekonomian masyarakatnya itu.

“Pasar Genteng Baru adalah salah satu pasar yang dijadikan Pemkot Surabaya untuk pelayanan pasar tradisional yang sudah mulai menerapkan protokol kesehatan,” kata Muhadjir di sela tinjauannya.

Menurut dia, salah satu kesulitan di Pasar Tradisional itu terutama adalah saling jaga jarak atau physical distancingnya, baik antara penjual dan pembeli.

Salah satunya adalah Pasar Genteng Baru Surabaya yang selalu ramai dikunjungi para pembeli.

“Kalau yang protokol dasar, seperti hand sanitizer, cuci tangan sebelum masuk dan pakai masker itu sudah dipatuhi. Dan itu sudah bagus tinggal meningkatkan yang lain,” ujar Muhadjir.

Baca juga: Tinjau Tol Kalikangkung, Menko PMK : Bawa Pengemudi Cadangan Cegah Kecelakaan

Meski begitu, Muhadjir sangat mengapresiasi upaya Walikota Surabaya dengan membentuk berbagai sektor tangguh di Surabaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Seperti Kampung Tangguh, Pasar Tangguh, Mal Tangguh, hingga Rumah Ibadah Tangguh.

“Jadi kuncinya sebetulnya adalah kepatuhan masyarakat. Tadi perjalanan saya dari bandara ke sini, sudah banyak warga yang mematuhi menggunakan masker,” ungkap dia.

Namun demikian, ia kembali mengingatkan kepada warga Surabaya agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Apalagi selama ini pemerintah pusat sangat menaruh perhatian untuk Jawa Timur dan khususnya Surabaya.

“Jadi kalau kita ingin Surabaya (Covid-19) ini segera turun, warga Surabaya tidak menunggu diingatkan, diawasi oleh aparat, tapi dengan kesadaran sendiri. Mari kita mengawasi diri kita sendiri-sendiri,” pungkasnya. (tri/her)

Editor : Agiyo monseh F

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru