MERAHPUTIH | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi inovasi digital yang digagas Polda Jatim guna menekan angka fatalitas korban kecelakaan dan memudahkan proses klaim asuransi korban kecelakaan lalu lintas.
Inovasi aplikasi berbasis android yang bernama T.A.C.S (Traffic Accident Claim System) tersebut resmi diluncurkan di Gedung Mahameru Polda Jatim, Selasa (30/6/2020).
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
Menurut Khofifah, di era industri 4.0 saat ini inovasi berbasis digital mutlak dilakukan guna semakin memudahkan pelayanan kepada masyarakat luas.
"Melalui aplikasi ini terlihat bagaimana Polda Jatim mampu berkolaborasi dengan Jasa Raharja, BPJS, dan sejumlah rumah sakit sekaligus guna menghadirkan layanan yang cepat, cermat dan visioner," ungkap Khofifah usai Launching T.A.C.S.
Khofifah memaparkan, aplikasi ini mampu memangkas birokrasi dalam pengajuan klaim asuransi Jasa Raharja korban kecelakaan Lantas yang telah bekerjasama dengan beberapa rumah sakit di Jatim, serta BPJS Kesehatan.
Caranya cukup mudah karena berbasis aplikasi yang bisa diakses kapan saja dan dari mana saja.
Masyarakat, lanjut Khofifah, cukup dengan menginput data dalam sistem secara digigal dan realtime, maka laporan kecelakaan dan surat penjaminan dari Jasa Raharja bisa sekaligus diproses.
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
Hal ini, tambah Khofifah, juga memudahkan petugas dalam mendata dan mengkomunikasikan penanganan kecelakaan lalulintas.
Termasuk, mengambil kebijakan dalam penanganan kecelakaan lalulintas.
"Jadi, juga meminimalisir kontak antara petugas dengan keluarga korban. Karena semua dilakukan melalui aplikasi, bukan bertemu dan tatap muka," imbuhnya.
Khofifah berharap, T.A.C.S ini dapat dimanfaatkan betul oleh masyarakat.
Baca juga: HKTI Deklarasikan Jatim Lumbung Ternak, Inovasi Peternakan Jadi Fokus
Sehingga berbagai manfaat didalamnya bisa langsung dirasakan.
Mulai dari penanganan medis, kepastian hukum, dan klaim asuransi.
"Mudah-mudahan aplikasi ini dapat semakin dikembangkan dengan penambahan fitur-fitur layanan lainnya," pungkasnya. (her)
Editor : Agiyo monseh F