Hamil Muda, Mama Muda Asal Surabaya Terlibat Jaringan Narkoba

harianmerahputih.id
Diantara tujuh tersangka pengedar narkoba ini seorang wanita muda dalam kondisi hamil. (FOTO HMP/JIMMI)

MERAH PUTIH | Surabaya - Menjadi bagian dari pengedar narkoba, seorang mama muda diamankan polisi. Mirisnya, mama muda bernama Sulis Mulia Sari (32) warga Kedurus Surabaya ini dalam keadaan hamil muda.

Sari, tak diamankan sendirian, ia diringkus Satresnakroba Polrestabes Surabaya berasam enam pria lainnya yang juga pelaku penyalahgunaan narkotika.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian menjelaskan, penangkapan tujuh pelaku ini berawal dari EJ alias  Enjang (31) pemilik 5 gram sabu. Selanjutnya EJ dan Aris Anton (47) alias AA diamankan. 

"Dari pengamanan kedua pelaku petugas selanjutnya mengamankan SMS (Sulis Mulia Sari.red) istri AA yang menjadi pendata pembeli sabu. Kemudian petugas mengamankan empat pelaku lain yang menjadi pengedar dan pengirim sabu," paparnya, Rabu (1/7/2020).


Lebih lanjut AKBP Memo menjelaskan, ketujuh pelaku yang diamankan yakni  M Enjang (31), Perum Oma Green Land Gersik; Achmad Farid (51), Driyorejo, Gersik; Setiawan Ari (35), Magersari Sidorejo; Jonny Krisna (37), Dukuh Gemol, Surabaya; Febrianto Krisna (32), Kedurus Surabaya; Sulis Mulia Sari (32), Kedurus Surabaya; dan Aris Anton (47), Kedurus Surabaya.

Ketujuh pelaku ini diamankan karena memiliki sabu sebanyak 1,8 kg. Mereka memiliki sabu dengan dua jenis yakni sabu putih dan sabu hijau. Pemilik sabu hijau yakni bernama Jonny Krisna alias JK (37). JK mengaku mendapatkan 2 kg sabu hijau dari pengedar secara ranjau.  "Saya ambil secara ranjau ke orang yang tidak saya kenal. Hanya pesan dan berkomunikasi secara jauh saja," cetusnya.

Sementara itu menurut SMS alias Sulis Mulia Sari dirinya diminta sang suami yang dinikahi secara siri. Sang suami minta dirinya untuk mendata para pembeli yang memesan melalui komunikasi ponsel. Usai ia data, sang suami pun melakukan pengiriman barang. 

"Saya hanya nikah siri saja. Ia betul saya hamil muda. Suami saya yang minta saya mendata pemesan melalui ponsel khusus," ucpanya. (jim)

Editor : Ali Mahfud

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru