Rapid Tes Cepat Gratis bagi Peserta UTBK 2020

harianmerahputih.id
Suasana rapid test bagi calon mahasiswa di Surabaya. Foto: net

MERAHPUTIH| SURABAYA - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) menjadi sarat bagi calon mahasiswa yang akan masuk perguruan tinggi. Namun sebelum mengikuti ujian tersebut tiap calon mahasiswa wajib pula mengikuti rapid test, sebelum melakukan melakukan tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020.

Namun, ketiga pusat UTBK itu yakni Unair, Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim memberikan fasilitas rapid test  bagi calon mahasiswa.

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Prof Mohammad Nasih mengatakan, fasilitas tes cepat atau rapid test itu digelar sebelum ujian berlangsung.

"Kami akan sediakan untuk peserta yang memang kesulitan mencari tempat tes cepat di daerahnya sebagai syarat dari Pemkot Surabaya untuk mengikuti ujian," ujar Nasih.

Menurut Nasih, bisa saja bagi peserta UTBK mungkin belum dapat fasilitas dari puskesmas di daerah asalnya. Fasiltas tes cepat, lanjut Nasih, akan disediakan di tiga pusat UTBK, yaitu di Unair, Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim.

Namun, Nasih mengingatkan, para peserta yang kesulitan dan belum mendapatkan tes cepat diharapkan datang lebih awal saat ujian. Agar bisa mengikuti tes cepat di lokasi yang disediakan pusat UTBK.

"Yang belum memiliki surat keterangan rapid sebaiknya peserta datang lebih awal pukul 07.00 WIB," jelasnya.

Upaya ini dilakukan, menurut Nasih, untuk memfasilitasi peserta yang mungkin kesulitan mencari tempat tes cepat dengan tenggat waktu yang singkat. Sekaligus bagi para peserta yang jauh dari Kota Surabaya.

"Semua pusat UTBK di Surabaya kami usahakan menyediakan itu. Tes bisa di poliklinik seperti di ITS dan UPN. Kami juga ada, nanti kami sediakan KIT-nya jadi mereka yang di daerahnya tidak ada tes cepat bisa kami bantu. Kalau KIT-nya gratis, kalau mau bayar ya silakan," tandas Nasih yang juga Rektor Unair Surabaya ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya mengatakan, pemegang KIP dan MBR biaya rapid test itu bisa ditanggung Pemkot Surabaya dengan gratis. Pemeriksaan rapid test ini dilaksanakan di seluruh puskesmas Surabaya. "Pemeriksaan (rapid test) dilakukan di seluruh Puskesmas untuk mendekatkan masing-masing peserta.

Fenny berharap, para peserta dapat memanfaatkan layanan rapid test gratis ini melalui puskesmas terdekat dari rumahnya untuk mendapatkan hasil uji sebagai syarat mengikuti UTBK. Sehingga mereka tidak harus memakai layanan transportasi yang terlalu jauh. "Kami menyiapkan sekitar 10 ribu rapid test. Itu semua gratis dan bisa dilakukan hari ini mulai jam 2 sampai dengan jam 5 sore. Itu mulai Jum'at, Sabtu, dan Minggu," pungkasnya.(ton/ayn)

Editor : Ayun Rahmawati

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru