Andritany: Wajar Mungkin Pelatih ingin Melihat Pemain Lain

harianmerahputih.id
Kiper Timnas Indonesia Andritany Ardhiyasa (kiri) berusaha menghentikan pemain Timnas Thailand Supachok Sarachat pada laga lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Tim

MERAHPUTIH| JAKARTA-Kiper Persija Jakarta Andritany Ardhyasa tidak memusingkan fakta bahwa dirinya tidak dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan tim nasional yang dilakukan pada 23 Juli sampai 8 Agustus.

Bagi sosok yang merangkap kapten di Persija itu, pergantian susunan pemain di tim nasional merupakan hal yang biasa.

Baca juga: Kapten Persija Rizky Ridho Masuk Nominasi Puskas Award 2025, Gol Spektakulernya Guncang Dunia

"Menurut saya adalah hal wajar karena mungkin pelatih ingin melihat pemain lain. Saya sendiri sudah di timnas hingga Februari kemarin, mungkin ini saatnya pemain lain," kata sosok yang akrab disapa Bagol itu melalui laman resmi Persija yang dipantau di Jakarta, Jumat.

 

Dalam pemanggilan mengikuti pemusatan latuhan yang dilakukan PSSI beberapa hari yang lalu, terdapat empat kiper yang akan bersaing untuk mengisi satu tempat di tim inti. Mereka adalah Nadeo Argawinata, Rivky Modokompit, Muhammad Riyandi, dan satu wajah baru yakni Miswar Saputra.

Baca juga: FIFA Jatuhi Denda Rp1 Miliar ke PSSI, Dua Pemain Timnas Indonesia Kena Sanksi Berat

Pemain yang telah membela timnas sejak 2014 itu lebih memilih untuk menggunakan kesempatan ini untuk mengevaluasi diri.

"Saya selalu membuat diri termotivasi untuk membuktikan yang terbaik. Dengan tidak dipanggilnya saya di timnas kali ini, membuat saya harus membenahi apa kekurangan dan memperbaikinya," tambah Andritany.

 

Baca juga: PSSI Akhiri Era Patrick Kluivert, Tutup Satu Bab Baru untuk Timnas Indonesia

PSSI melakukan pemusatan latihan untuk persiapan timnas dalam memainkan tiga pertandingan tersisa di kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G zona Asia.

Indonesia masih akan berhadapan dengan Thailand pada 8 Oktober, kemudian menjamu Uni Emirat Arab (UEA) pada 13 Oktober, dan bertandang ke Vietnam pada 12 November. (red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru