MERAHPUTIH|JAKARTA-Dokter timnas Ahmad Nizar menyarankan manajer timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) untuk mengurangi intensitas latihan skuatnya untuk menjaga kondisi kesehatan pemain selama pandemi COVID-19.
"Kami minta intensitas latihan tidak terlalu tinggi, maksimal 60-70 persen," kata Ahmad Nizar dalam laman PSSI, Jumat.
Baca juga: Kapten Persija Rizky Ridho Masuk Nominasi Puskas Award 2025, Gol Spektakulernya Guncang Dunia
Menurut dia, jika kegiatan fisik selama pemusatan latihan (TC) dilakukan maksimal seperti biasa, maka kekebalan pemain bisa menurun karena kelelahan.
Untuk mencegah dampak keletihan, tim dokter menyiapkan fisioterapis dan ahli gizi.
"Soal 'massage' dan faktor nutrisi itu sangat penting dalam latihan seperti ini. Kami harus bisa mengatasi kelelahan pemain agar mereka pulih dengan baik untuk kegiatan selanjutnya," kata Ahmad.
Baca juga: PSSI Akhiri Era Patrick Kluivert, Tutup Satu Bab Baru untuk Timnas Indonesia
Timnas dan timnas U-19 Indonesia mengikuti rangkaian TC pada 23 Juli-8 Agustus 2020 di Jakarta.
29 pemain timnas senior dan 46 pemain timnas U-19 dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk menjalani TC.
TC itu adalah persiapan menghadapi tiga pertandingan terakhir Grup G putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia yaitu menantang tuan rumah Thailand pada 8 Oktober 2020, kemudian menjamu Uni Emirat Arab pada 13 Oktober 2020 dan bertandang ke Vietnam pada 12 November 2020.
Timnas U-19 akan bertanding pada Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan pada 14-31 Oktober 2020.(red)
Editor : Eko Yudiono