Pelaku Pengeroyokan di Jembatan Suramadu Diburu

harianmerahputih.id
Suasana Jembatan Suramadu pada sore hari, beberapa waktu lalu. | FOTO: HMP/ANTARA

MERAH PUTIH | Surabaya - Peristiwa tawuran remaja di bawah Jembatan Suramadu pada hari Sabtu (15/8) malam lalu mendapat atensi serius dari Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Pasalnya, akibat dari tawuran itu, dua orang tertusuk. Selain itu, motor Kawasaki Ninja dan ponsel milik korban juga dibawa lari para pelaku.

Terkait hal ini, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Gananta mengungkapkan, peristiwa bermula ketika korban dan para pelaku saling bleyer. Ujungnya, terjadi perselisihan di antara mereka.

"Polisi masih menyelidiki para pelaku. Terdapat sekitar dua puluhan orang yang mengeroyok. Usia mereka rata-rata dua puluhan tahun," cetus Iptu Gananta, Senin (17/8).

Sementara itu, kondisi luka kedua korban sudah berangsur membaik. Salah satu dari mereka telah dipersilahkan untuk pulang. Padahal, sebelumnya dia menderita luka sabetan di bagian leher. Korban lain, masih dirawat di rumah sakit lantaran sabetan senjata tajam di bagian perut.

Sebelumnya, warga sekitar Jembatan Suramadu geger lantaran terjadi tawuran antara dua kelompok remaja, Sabtu (15/8) malam. Dalam perkelahian itu, menyebabkan dua korban, Rokhit dan Rofik, asal Desa Galis, Bangkalan, Madura, terluka parah akibat ditusuk senjata tajam. (her/rga)

Editor : Rangga Putra

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru