Daya Beli Menurun, Pemprov Jatim Diminta Ambil Langkah Strategis

harianmerahputih.id
Ketua DPRD Jatim Kusnadi. | HMP/ANTON

MERAH PUTIH | Surabaya - Melemahnya pertumbuhan ekonomi imbas dari pandemi Covid-19 Pemerintah Provinsi (Pemprov) diminta segera menyiapkan strategi guna menstabilkan perekonomian di daerah.

Ketua DPRD Jatim, Kusnadi meminta Pemprov Jatim serius menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menahan laju ekonomi tergerus minus tersebut.

"Kami minta Pemprov Jatim serius dengan hal ini untuk menyiapkan strategis untuk menahan laju ekonomi yang minus," ujar Kusnadi.

Perlu langkah strategis, lanjut Kusnadi, karena daya beli masyarakat telah menurun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) turun di angka 10 persen. "Karena sumber PAD utama tersebut ada di sektor pajak kendaraan bermotor. Saat ini pendapatan masyarakat rendah, pembelian menurun dampaknya ya pemasukan kita turut menurun," katanya.

Kusnadi yang juga Ketua DPD PDIP Jatim ini membenarkan bahwa sumber utama PAD, Pemprov itu berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB). " Sementara daya beli menurun tentu hal ini sangat berpengaruh," jelas Kusnadi kepada Harian Merah Putih.

untuk meningkatkan perekonomian di sektor ekonomi DPRD Jatim juga telah melakukan berbagai upaya salah satunya menggalangkan program seperti padat karya. "Upaya ini untuk mengantisipasi guncangan ekonomi," imbuhnya.

Dimana, menurut Kusnadi, program padat karya akan digenjot guna mengangkat laju pertumbuhan ekonomi pada masyarakat secara langsung. "Wilayah pedesaan bantuan baik dari pusat, provinsi dan Pemkab sangat luar biasa. Justru wilayah perkotaan ini banyak yang belum mendapatkan,"beber Kusnadi.(ton/rga)

 

Editor : Rangga Putra

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru