MERAHPUTIH| AS- Luar Biasa. Perjuangan mantan juara US Open 2012, Andy Murray patut diacungi jempol. Ketinggalan dua set, petenis Britania Raya ini bangkit untuk melaju ke babak kedua dengan mengalahkan Yoshihito lima set, 4-6 4-6 7-6 (5) 7-6 (4) 6-4, Rabu WIB.
Petenis berusia 33 tahun asal Inggris itu, yang berkompetisi di partai tunggal turnamen mayor untuk pertama kalinya sejak Australia Open 2019, sempat terancam gugur di babak awal setelah Nishioka mengamankan dua set pertama di Stadium Arthur Ashe yang kosong.
Baca juga: Perdana Buat Yogyakarta, Detec International Junior Championship 2022
Namun, Murray tidak mudah menyerah. Dia bangkit di set ketiga dan mengamankan match point di set keempat sebelum melibas petenis peringkat ke-49 itu untuk mengklaim kemenangan setelah bermain empat jam 38 menit, demikian Reuters, Rabu.
Itu merupakan kemenangan Murray ke-10 kalinya setelah tertinggal dua set. Kendati menjalani operasi panggul, Murray menunjukkan dirinya masih sebagai salah satu penantang serius.
Baca juga: Rafael Nadal Kalahkan Petenis Amerika Jack Sock
Murray, yang memenangi US Open 2012, terlihat kewalahan saat pemain kidal Nishioka mendominasi baseline untuk mengambil set pertama. Dia kemudian tertinggal jauh dan hampir dipecundangi 0-5 di set kedua sebelum perlahan-lahan mengumpulkan poin.
Namun, Nishioka bertahan dan mengklaim set kedua dan sempat unggul 3-1 di set ketiga sebelum kebangkitan Murray terlihat.
Baca juga: Juara Wimbledon, Djokovic Ragu untuk Tampil di Olimpiade Tokyo
Murray harus mendapat penanganan di awal set kelima karena sakit di jari kakinya, namun ia mengklaim kemenangan dengan pukulan lob topspin yang memaksa Nishioka melakukan voli yang membuat bola keluar. (red)
Editor : Eko Yudiono