Pemkot Surabaya Bentuk Swab Hunter, Tim Pemburu Tes Usap

harianmerahputih.id
Tim Swab Hunter melakukan swab test kepada warga yang melanggar protokol kesehatan di Kota Surabaya. | FOTO: HMP/ANTARA

MERAH PUTIH | Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya akhirnya mewujudkan satuan tim Swab Hunter COVID-19 alias tim Pemburu Tes Usap. Tim ini terdiri dari tiga organ yang antara lain pemerintah kecamatan, kepolisian sektor (polsek) dan komando rayon militer (koramil).

Ketiga organ tersebut bekerja sama untuk melaksanakan razia protokol kesehatan di wilayah masing-masing. "Nah, apabila ditemukan ada warga yang melanggar, maka bakal langsung dijatuhi sanksi dan segera dites usap," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Linmas Kota Surabaya Irvan Widyanto, Kamis (01/10).

Menurut Irvan, tim Swab Hunter ini terbentuk lantaran adanya evaluasi bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini serta para camat se-Kota Surabaya. Ketika itu, Wali Kota Risma berniat terus menggalakkan tes usap demi deteksi dini.

"Jadi, dari situlah landasan terbentuknya tim Swab Hunter," jelasnya.

Irvan menambahkan, ketika razia pagi sampai siang hari, lalu ditemukan ada pelanggar, maka yang bersangkutan dibawa ke puskesmas di wilayah tersebut untuk menjalani tes usap. Sementara pada malam hari, pelanggar bakal dibawa ke sejumlah titik tempat lokasi tes usap yang sudah ditentukan.

"Jadi kalau betul-betul melanggar selain penyitaan KTP juga dikenakan sanksi lain dan langsung di usap. Hingga kemarin malam, sedikitnya ada tiga kecamatan yang telah melaksanakan giat swab hunter," tutur Irvan. (ilm/rga)

 

Editor : Rangga Putra

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru