Waspada! Kasus Covid-19 di Jakarta Timur Meningkat

harianmerahputih.id
Petugas Satpol PP Jakarta Timur menghentikan pengendara sepeda motor yang berniat mengunjungi bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT), Senin (6/7/2020). Pemkot Jaktim kembali memperketat pengawasan BKT menyusul angka penderita COVID-19 yang masih tinggi

MERAHPUTIH| JAKARTA- Kabar kurang bagus datang dari Jakarta. Kasus positif Covid-19 utamanya di Jakarta Timur mengalamai peningkatan yang signifikan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Walikota Jakarta Timur M Anwar, Minggu. Anwar mengatakan, 30 September hingga 3 Oktober, mencapai ratusan.

Baca juga: Kejari Gowa dan Kejati Sulsel Harus Profesional: Kasus Pemalsuan Identitas yang Dilaporkan Kong Ambri


"Peningkatannya saat ini sangat signifikan. Dalam sehari bisa ratusan warga yang tertular (COVID-19)," katanya di Jakarta.

Anwar mengatakan hingga Sabtu (3/10) sudah 11.000 lebih warga di sepuluh kecamatan di Jakarta Timur tertular COVID-19 dengan angka pasien sembuh berkisar 7.000 orang.

Namun Anwar tidak merinci wilayah kecamatan
yang saat ini berkategori rawan penularan COVID-19.

Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit

"Tapi kan kita tidak melihat yang sembuhnya, kita lihat pergerakan angka penularannya. Berarti ada satu kontak yang harus kita putuskan," katanya.


Anwar mengatakan penularan COVID-19 merupakan ancaman serius yang harus diwaspadai masyarakat dengan patuh terhadap protokol kesehatan.

Dilansir dari laman www.corona.jakarta.go.id, hingga 30 September 2020 Jakarta Timur menempati posisi pertama dalam kategori kasus aktif di lingkungan RW Provinsi DKI Jakarta.

Baca juga: Dido dan Galih Terpilih, PFI Pusat Siap Tingkatkan Marwah Profesi Pewarta Foto

Terdapat 595 RW di Jakarta Timir yang berkategori zona merah kasus positif pasien COVID-19.

Di posisi kedua adalah Jakarta Barat dengan temuan kasus di 470 RW, Jakarta Selatan (468), Jakarta Utara (331), Jakarta Pusat (277) dan empat RW di Kepulauan Seribu.(red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru