MERAHPUTIH| JAKARTA-Good News from Jakarta. Pasien Covid-19 yang diinyatakan sembuh di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet per 6 Oktober berjumlah 17.766 orang.
Jumlah pasien yang sembuh merupakan akumulasi pencatatan sejak 23 Maret 2020. Demikian keterangan tertulis dari Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian, Selasa.
Baca juga: Menkes Dorong Deteksi Dini TBC, Targetkan Penurunan Kematian Secara Signifikan
"Sejak 23 Maret-6 Oktober 2020, pasien terdaftar sebanyak 19.804 orang, pasien sembuh 17.766 orang. Pasien terdata dari Tower 6-7," kata dia.
Pasien yang harus dirujuk ke RS lain sebanyak 340 orang dan pasien meninggal ada tujuh orang.
Data terbaru, jumlah pasien yang dirawat inap di Tower 6-7 RSD Wisma Atlet yang terkonfirmasi positif COVID-19 saat ini sebanyak 1.691 orang, terdiri atas 792 pria dan 899 wanita.
Untuk Tower 4- 5 yang baru dioperasikan pada pertengahan September 2020, jumlah pasien terdaftar hingga 25 September 2020 mencapai 6.237 orang dan pasien dirawat 1.709 orang.
Wisma Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai RS Darurat COVID-19 oleh Presiden Joko Widodo pada Senin, 23 Maret 2020 yang memiliki total kapasitas untuk menampung 12 ribu orang.
Baca juga: Pemkot Surabaya Siaga Hadapi Lonjakan ISPA, Balita Jadi Fokus Utama
Tak hanya di RSD Wisma Atlet, Aris juga menyampaikan data terbaru pasien sembuh COVID-19 yang dirawat di RS Khusus Infeksi di Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau.
RSKI Pulau Galang mencatat pasien rawat inap sebanyak 190 orang (83 pria dan 107 perempuan), terdiri atas 190 pasien terkonfirmasi positif COVID-19, sementara pasien suspek nihil.
Rekapitulasi mulai 12 April-6 Oktober 2020, pasien terdaftar sebanyak 3.320 orang, 1.097 pasien sembuh, dan 2.021 pasien suspek selesai menjalani perawatan.
Baca juga: Paramesti Tak Takut Jarum Suntik: Cerita Anak-anak SLB N Semarang Jalani Cek Kesehatan Gratis
Ada 12 pasien yang memerlukan rujukan ke RS lain, sementara pasien yang meninggal dunia nihil.
RSKI Pulau Galang yang dibangun sejak 9 Maret 2020 untuk mengantisipasi melonjaknya pasien COVID-19 di Indonesia itu, telah diresmikan operasionalnya pada 6 April 2020. (red)
Editor : Eko Yudiono