Djokovic: Nadal Mencapai Level Terbaik di French Open

harianmerahputih.id
Novak Djokovic. ant

MERAHPUTIH| PARIS-Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic mengakui lawannya di partai final Rafael Nadal mencapai performa yang luar biasa.

Bahkan, petenis asal Serbia itu mengatakan, Nadal sudah mencapai performa yang luar biasa ketika bermain di final French Open 2020, Minggu malam.

Baca juga: Perdana Buat Yogyakarta, Detec International Junior Championship 2022

Apa yang dikatakan Djokovic memang sebuah pujian yang konkrit. Sebab, meski permainan Djokovic tidak terlalu buruk, namun konsistennya permainan Nadal membuat Djokovic seolah baru belajar bermain tenis.

Selalu tertekan sepanjang game dan set, Djokovic bahkan dibuat tak berdaya di set pertama dengan 6-0. Di set kedua, petenis 33 tahun itu berusaha bangkit dan berusaha menemukan performa terbaiknya. Tapi lagi-lagi Djokovic dibuat tak berdaya ketika dua kali Nadal mematahkan servicenya.

 

"Saya tak mau banyak omong tetapi saya benar-benar dikalahkan oleh Rafa, oleh pemain yang lebih baik di lapangan ini," kata unggulan teratas Djokovic yang menurut banyak orang agak difavoritkan mengakhiri dominasi Nadal di Roland Garros.

"Dia sama sekali tak pernah gagal dan mengembalikan setiap bola, sungguh secara taktis bermain bagus. Saya merasa bagus sekali sepanjang turnamen ini. Saya kira saya sudah dalam performa yang hebat," sambung Djokovic seperti dikutip Reuters.

"Sudah pasti saya bisa bermain lebih baik, terutama pada dua set pertama. Namun dia mengejutkan saya dengan cara dia bermain, kualitas tenis yang dia hasilkan," tambah Djokovic.

"Dia fenomenal. Dia memainkan permainan yang sempurna, terutama pada dua set pertama."

Baca juga: Juara Wimbledon, Djokovic Ragu untuk Tampil di Olimpiade Tokyo

Delapan dari 11 game pertama harus deuce tetapi setiap kali Djokovic mengendus peluang, Nadal menutupnya. Hebatnya, petenis Spanyol itu membuat hanya 14 kesalahan sendiri, sebaliknya Djokovic membuat 52 kesalahan sendiri yang kebanyakan karena keputusasaan saat berusaha mencari cara menghentikan serangan gencar itu.

"Luar biasa. Maksud saya, saya mengagumi semua pencapaiannya, maksud saya, terutama pencapaian di sini," kata Djokovic tentang rekor menang-kalah Nadal di Roland Garros yang kini menjadi 100-2.

 

Djokovic menggenggam bekal catatan menang-kalah 37-1 tahun ini saat melaju ke final di mana satu-satunya "kekalahan" yang dia alami adalah saat didiskualifikasi dari US Open karena memukulkan bola kepada hakim garis pada babak keempat.

Baca juga: Coco Gauff Dihentikan Angelique Kerber di Babak Keempat

Jarang sekali Djokovic yang berpikiran tajam membuat kesalahan dalam strateginya, tetapi dia mengakui taktiknya memanfaatkan dropshot secara bebas melawan Nadal seperti dia lakukan pada semua turnamen, menjadi bumerang.

Nadal membaca sebagian besar taktik itu dan dan tingkat keberhasilan pukulan Djokovic biasa-biasa saja.

"Hari ini tak berhasil dengan baik, sebut saja begitu," kata Djokovic yang kini kalah dalam tiga final French Open melawan Nadal. "Dia memenangi banyak poin dropshot itu.

"Jelas saya ingin mengganggu ritmenya. Tapi dia sudah siap. Dia ada di sana, dia sudah bersiap. Dia memainkan semua pukulan yang benar hari ini," pungkas Djokovic.(red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru