Bamsoet: Bantuan Sosial Harus Tepat Sasaran

harianmerahputih.id
Ketua MPR Bambang Soesatyo. ant

MERAHPUTIH|JAKARTA-Di masa Pandemi Covid-19 banyak bantuan yang tidak tepat sasaran. Salah satunya penerima bantuan sosial sembako. Untuk itu, Kementerian sosial harus benar-benar memperbaiki data primer penerima bantuan.

Permintaan ini disampaikan oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Dia berharap, bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.

Baca juga: Gus Ipul Dorong Audit Struktur Bangunan Pondok Pesantren: Belajar dari Musibah, Bangun Pesantren yang Lebih Aman

"Kami mendorong pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS) agar dapat mengevaluasi dan memperbaiki data penerima bantuan sosial, agar penerima bantuan sosial merata dan tepat sasaran serta bermanfaat membantu masyarakat, khususnya yang terdampak pandemi," ujar Bambang Soesatyo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Ia pun mengapresiasi Kemensos yang telah menyampaikan bantuan sosial untuk masyarakat yang sangat membutuhkan karena mendapat tekanan ekonomi selama pandemi COVID-19, misalnya karena terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan masih kesulitan mencari pekerjaan baru.

Baca juga: Mensos dan Menkeu Tinjau Sekolah Rakyat, Siapkan 15 Ribu Laptop untuk Siswa

Untuk itu, politisi Golkar itu mendorong pemerintah tetap menganggarkan bantuan sosial untuk masyarakat sampai Indonesia dapat mengatasi penyebaran COVID-19 serta menangani tekanan ekonomi.

Ada pun Kementerian Sosial sebelumnya telah mengakui terdapat warga yang dinilai berkecukupan dari segi finansial tetap mendapat bansos karena terdapat inclusive exclusive error dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Prosedur untuk memperbaiki data tersebut harus melalui RT, RW, lurah hingga wali kota/bupati dan gubernur.

Baca juga: Khofifah: Sinergi Pilar Sosial Kunci Turunkan Kemiskinan Ekstrem di Jatim

Meski terdapat kesalahan, Kemensos meyakini jumlahnya tidak besar karena berdasarkan data DTKS yang dikembangkan Kemensos sejak 2011, terdapat 92,3 juta orang atau 29 juta keluarga yang terdaftar dalam penerima bantuan sosial.

Sementara bantuan khusus dampak COVID-19 yang disalurkan Kemensos melalui Program Sembako Jabodetabek untuk 19 juta keluarga penerima manfaat (KPM) serta bansos tunai KPM non Jabodetabek 9 juta KPM.(red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru