Dua Gereja Dibakar Massa saat Unjuk Rasa

harianmerahputih.id
Gereja Asuncion di Santiago Cile dibakar massa demonstran, Minggu (18/10) pertang waktu setempat. (Foto: AFP)

MERAH PUTIH | SANTIAGO– Dua gereja dibakar massa saat puluhan ribu orang berunjuk rasa di alun-alun Kota Santiago, Cile, Minggu (18/10/2020) waktu setempat. Aksi unjuk rasa itu terjadi hanya sepekan sebelum rakyat Cile memberikan suara dalam referendum terkait perlunya menggantikan konstitusi yang dibuat pada era kediktatoran.

Referendum itu juga menjadi salah satu tuntutan utama dalam gerakan protes yang dimulai pada 18 Oktober tahun lalu. Mereka menuntut kesetaraan warga yang lebih besar di negara Amerika Latin itu.

AFP melaporkan suasana begitu ramai saat para pengunjuk rasa berkumpul di Plaza Italia, Santiago, pada pada Minggu pagi waktu setempat. Di sore harinya, beberapa insiden kekerasan, penjarahan, dan vandalisme terjadi di sekitar area itu.

Satu gereja yang berada dekat dengan Plaza Italia dibakar saat sejumlah demonstran bertudung kepala bersorak. Gereja kecil bernama The Church of Asuncion itu hancur total. Gereja tersebut dikenal sebagai “paroki seniman”, menurut pers setempat.

Sementara, gereja kedua yakni San Francisco de Borja Church, dijarah dan juga mengalami kerusakan akibat kebakaran. Namun, petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan kobaran api di rumah ibadah itu.

Kekacauan tidak cukup sampai di situ. Sejumlah kelompok hooligan sepak bola di satu lingkungan Santiago juga terlibat bentrok. Sementara, para pengunjuk rasa di Plaza Italia menyiram patung monumen dengan cat merah. Wali Kota Recoleta, Daniel Jadue, diburu keluar dari Plaza Italia oleh pengunjuk rasa. Recoleta adalah kota tetangga Santiago. (afp/sin)

Editor : Ali Mahfud

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru