Amnesti Internasional: Ada Pengunjuk Rasa Ditembak Mati di Nigeria

harianmerahputih.id
Ilustrasi bendera Nigeria. dok HMP

 

MERAHPUTIH|LAGOS - Amnesty International mengatakan Selasa malam ada bukti yang dapat dipercaya  bahwa pasukan keamanan di kota besar Lagos telah menembak mati pengunjuk rasa yang berdemonstrasi menentang kebrutalan polisi meskipun jam malam baru mulai berlaku.

Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025

 Komisaris informasi negara bagian Lagos, Gbenga Omotoso, hanya mengatakan dalam sebuah pernyataan Selasa malam bahwa "ada laporan penembakan di Lekki Toll Plaza setelah jam malam yang diberlakukan di Lagos."

 "Pemerintah negara bagian telah memerintahkan penyelidikan atas insiden itu," katanya.

 Video yang ditayangkan di Televisi Saluran Nigeria tampaknya menangkap audio dari peluru tajam yang ditembakkan ke tempat kejadian.

 “Sementara kami terus menyelidiki pembunuhan tersebut, Amnesty International ingin mengingatkan pihak berwenang bahwa berdasarkan hukum internasional, pasukan keamanan hanya boleh menggunakan kekuatan mematikan jika tidak dapat dihindari untuk melindungi dari ancaman kematian atau cedera serius yang akan segera terjadi,” tweet Amnesty.

Baca juga: Gus AMI Apresiasi Genjatan Senjata Palestina-Israel

 Perkembangan itu terjadi hanya beberapa jam setelah Gubernur negara bagian Lagos Babajide Sanwo-Olu memperingatkan di Twitter bahwa protes yang berkembang terhadap kebrutalan polisi di Nigeria telah "merosot menjadi monster yang mengancam kesejahteraan masyarakat kita."

 Sebuah pernyataan polisi juga telah memperingatkan bahwa pasukan keamanan sekarang akan "menjalankan kekuasaan penuh hukum untuk mencegah upaya lebih lanjut terhadap nyawa dan properti warga."

 Laporan penembakan fatal di Lekki muncul setelah dua minggu yang kacau dari protes yang meningkat yang menyebabkan kerusuhan sosial yang lebih luas. Pada hari Selasa, pihak berwenang mengatakan hampir 2.000 narapidana telah keluar dari penjara setelah massa menyerang dua fasilitas pemasyarakatan sehari sebelumnya.(red)

Baca juga: Israel Luncurkan Roket, 35 Orang di Gaza Tewas

 

Sumber: usnews.com

 

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru