Perempuan adalah Agen Perdamaian untuk Menangkal Terorisme

harianmerahputih.id
Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin saat menyampaikan sambutan pada diskusi FKPT Aceh (ANTARA/HO)

MERAHPUTIH|ACEH-Perempuan adalah agen perdamaian dalam mencegah radikalisme dan terorisme. Karena itu perempuan mempunyai peran penting. Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin, Jumat.


Dia hadir dalam diskusi Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh bidang perempuan dan anak bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Baca juga: Kejari Gowa dan Kejati Sulsel Harus Profesional: Kasus Pemalsuan Identitas yang Dilaporkan Kong Ambri

Zainal menyampaikan, selama ini perhatian terhadap peran perempuan dalam mencegah radikalisme dan terorisme kurang dirasakan, demikian seperti dilansir ANTARA.

Padahal, perempuan punya kesempatan mengambil peran yang lebih besar karena dapat menjadi guru pertama bagi anak-anak mereka untuk tumbuh dengan berkarakter sesuai harapan masyarakat.

“Yang dilakukan FKPT hari ini menjadi awal yang baik untuk perubahan pola. Jika sebelumnya lebih berorientasi pada partisipasi laki-laki, kini saatnya mendorong peran perempuan dalam mengurangi radikalisme dan teror di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit

Menurut Zainal, peran perempuan semakin diperlukan karena mereka bisa saja menjadi korban bahkan pelaku. Apalagi sering dijadikan target pengiriman pesan, hingga dibujuk sebagai fasilitator dan penghubung.

"Kenyataan pahit semacam itu harus diakhiri. Kita ingin perempuan jangan sampai jadi pelaku, sekaligus juga harus dicegah menjadi korban,” kata pria yang akrab disapa Chek Zainal itu.

Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025

Karena itu, Zainal berharap FKPT dapat memberikan pandangan yang lebih luas tentang radikalisme dan terorisme.

“Kita ingin ada diskusi juga seperti peran yang dapat dijalani oleh para perempuan di Banda Aceh dalam menyukseskan program ini,” kata Zainal. (red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru