MERAHPUTIH| JAKARTA-Pesta pergantian tahun di Jakarta tidak akan dirayakan besar-besaran karena Pandemi Covid-19 masih belum berlalu.
Kepastian ini disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Ia menambahkan, pemerintahannya tidak akan menyelenggarakan kegiatan besar-besar dalam perayaan tahun baru 2021 mengingat anggaran tengah difokuskan untuk kepentingan penanganan COVID-19 dan banjir.
"Pokoknya perayaan tahun baru kita pastikan tidak ada kegiatan perayaan yang menghadirkan banyak orang atau kerumunan seperti tahun lalu, itu kita pastikan. Apalagi juga anggarannya tidak ada," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat dihubungi di Jakarta, seperti dilansir ANTARA, Selasa.
Riza juga menyebutkan dalam perayaan tahun baru 2021 ini Pemprov tidak akan melibatkan banyak orang mengingat tingginya potensi peningkatan kasus konfirmasi positif COVID-19 di Ibu Kota menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021.
Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit
"Tidak ada pengerahan massa seperti tahun-tahun sebelumnya, konser musik, konser budaya, tari-tarian, nyanyi-nyanyian sebagainya, tahun ini tidak ada lagi," kata Riza.
Sementara itu, untuk perayaan natal, Riza mengatakan pihaknya masih akan mendiskusikan hal tersebut dikarenakan selain masih ada waktu, pihaknya juga butuh untuk melihat berbagai faktor yang ada dan data khususnya soal COVID-19.
Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025
"Semua kebijakan yang diambil tidak bisa sepihak ya. Banyak faktor yang harus diperhatikan, kita lihat fakta dan data, kita koordinasikan dengan semua pihak, para pemuka agama, pimpinan tokoh agama, juga dengan pemerintah pusat, dan para pakar," ucapnya.
"Kita diskusikan bersama terkait baiknya ke depan. Dalam situasi seperti ini kita harus meningkatkan koordinasi, tidak mungkin memutuskan secara sepihak," tuturnya. (red)
Editor : Eko Yudiono