Dua Pelajar di Papua Ditembak Orang Tak Dikenal

harianmerahputih.id
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs Ahmad M Kamal SH.(ANTARA News Papua/HO-Bidang Humas Polda Papua)

MERAHPUTIH|PAPUA-Kasus kekerasan yang dialami dua pelajar di Papua masih diselidiki jajaran personel Satuan Reserse Kriminal Polres Puncak, Papua. Keduanya ditembak orang tak dikenal.

Dua korban adalah  pelajar SMK Manus Murib (16) dan siswa SMA 1 Ilaga Atanius Murib (16) di Gome Utara dianiaya oleh orang tidak dikenal sehingga membuat salah satu korban terluka parah .

Baca juga: Kejari Gowa dan Kejati Sulsel Harus Profesional: Kasus Pemalsuan Identitas yang Dilaporkan Kong Ambri

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal dihubungi di Jayapura, Minggu dinihari menjelaskan, kronologis kejadian,
pada hari Jumat itu berawal dari anggota Polres Puncak mendapatkan informasi adanya warga masyarakat yang dirawat di Puskesmas Ilaga akibat luka pada bagian leher, demikian dilansir ANTARA.

 

Mendapati laporan tersebut, lanjutnya, personel Satreskrim Polres Puncak mendatangi puskesmas untuk melakukan pengecekan dan memintai keterangan terhadap korban.

Selanjutnya sekira pukul 08.00 WIT atas kesepakatan keluarga korban dan Pemerintah Daerah Puncak, personel Polres Puncak dan keluarga korban mengevakuasi korban yang dalam kondisi kritis tersebut ke RSUD Timika untuk dilakukan perawatan intensif.

 

Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit

Kabid Humas Kombes Pol AM Kamal mengatakan pelaku penganiayaan saat ini masih didalami oleh penyidik Reskrim Polres Puncak.

Korban atas nama Manus Murib (16) yang mengalami kritis akibat luka di bagian leher kini telah di evakuasi ke Timika untuk dilakukan visum dan perawatan intensif dengan didampingi oleh anggota Reskrim Polres Puncak serta pihak keluarga korban.

Sementara untuk keluarga korban lainnya masih melakukan pengecekan terhadap korban Atanius Murib (16) di TKP untuk memastikan kondisi korban.

Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025

 

Namun pada saat anggota Polres Puncak ilaga bersama keluarga korban akan menuju lokasi. Mereka meminta personel Polres untuk tidak ikut serta karena dikhawatirkan akan terjadi kontak tembak.

"Terkait peristiwa ini masih didalami oleh penyidik Sat Reskrim Polres Puncak,"ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal. (red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru