MERAHPUTIH| BALI - Jasad bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan warga dalam kondisi hanyut di Sungai Lobong, Banjar Sebudi, Kelurahan Sumerta Klod, Denpasar Timur, Selasa (14/4) sekitar pukul 09.00 WITA.
Dugaan awal, bayi tersebut belum lama lahir karena tali pusarnya masih menempel. ditemukan, kondisi bayi sangat mengenaskan dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Baca juga: Fenomena ACAB 1312: Dari Jalanan Inggris ke Media Sosial Indonesia
Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya saat turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah bayi tersebut sengaja dibunuh dan dibuang.
"Untuk penyebab kematian dan yang lainnya masih dalam penyelidikan," jelasnya.
Kasat Reskrim menambahkan, usai menerima laporan, Satreskrim Polresta Denpasar, Tim Inafis Polresta Denpasar dan Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur bergegas mendatangi lokasi penemuan jenazah bayi.
Baca juga: Langkah Cepat Wali Kota Eri Cahyadi: Kawal Laporan Dugaan Penahanan Ijazah Hingga ke Polisi
"Jadi sabar dulu ya, anggota masih bekerja di lapangan guna melakukan penyelidikan," ucap mantan Kapolsek Kuta Utara ini.
Sripah, salah seorang warga setempat mengatakan, saat sedang menyapu halaman rumah, ia melihat tetangganya berlari sambil mengatakan ada mayat bayi terbawa arus air sungai.
Baca juga: Sukatani Band dan Pertarungan Melawan Tekanan: Dari Intimidasi hingga Tawaran Menjadi Duta Polisi
"Saya lihat dia berlari terus berusaha mengambil bayi yang hanyut tapi gagal. Bayi itu akhirnya nyangkut di pipa pembuangan air belakang rumah saya. Setelah itu dia ambil dan taruh di depan rumah saya," bebernya. (ide/ono)
Editor : Eko Yudiono