MERAHPUTIH|DELI SERDANG-Banjir yang melanda Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang membuat Personel Batalyon Kavaleri 6/Naga Karimata turun tangan. Mereka mengevakuasi warga yang menjadi korban banjir di lokasi.
Danyonkav 6/Naga Karimata Mayor Inf Dani Prasetyo Wibowo, Sabtu, mengatakan kegiatan evakuasi korban banjir dimulai pukul 03.00 WIB, sehingga seluruh warga dapat dievakuasi dengan baik.
Ia menyebutkan, jumlah warga yang telah dievakuasi sebanyak 55 kepala keluarga (KK) atau kurang lebih 250 orang, dan selanjutnya ditampung sementara di Aula Kantor Desa Tanjung Selamat.
"Saat ini di lokasi bencana banjir debit air yang menggenangi perkampungan sudah berangsur menurun, sehingga memudahkan evakuasi dan pembersihan yang dilakukan oleh tim dari tim SAR, BPBD, TNI-Polri, dan para relawan," ujarnya, seperti dilansir ANTARA.
Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit
Prasetyo mengatakan, kesigapan dan keikhlasan dalam membantu warga merupakan sikap yang perlu dicontoh seluruh unsur aparat dalam mengatasi kesulitan masyarakat di wilayahnya.
Warga yang terkena banjir dapat mengutamakan keselamatan jiwa terlebih dahulu untuk mengungsi ke tempat yang telah disediakan, sambil menunggu bantuan pemerintah setempat.
Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025
"Curah hujan yang tinggi di Sumatera Utara (Sumut) khususnya Kota Medan, Kamis-Jumat (3-4/12) mengakibatkan debit air Sungai Tuntunsan meluap ke permukaan pemukiman warga di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Kota Medan," katanya. (red)
Editor : Eko Yudiono