Pesta Pernikahan di Sumenep Dibubarkan Polisi dan TNI

harianmerahputih.id
Tim gabungan dari unsur polisi dan TNI saat membubarkan pesta pernikahan salah satu warga di Kecamatan Dungkek, Sumenep, Jawa Timur, karena melanggar protokol kesehatan. (Humas Polres Sumenep)

MERAHPUTIH|SUMENEP- Pesta pernikahan dengan pentas seni sinden di Desa Lapa Taman, Sumenep, Jawa Timur terpaksa dibubuarkan tim gabungan TNI dan Polri karena melanggar protokol kesehatan (Prokes).

 

Baca juga: Kejari Gowa dan Kejati Sulsel Harus Profesional: Kasus Pemalsuan Identitas yang Dilaporkan Kong Ambri

"Langkah ini dilakukan karena sampai saat ini, berbagai jenis kegiatan yang berpotensi mendatangkan kerumunan massa dilarang," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti di Sumenep, Senin, demikian dilansir ANTARA.

Pada acara pesta pernikahan itu, tuan rumah mementaskan hiburan Sinden Madura dari kelompok karawitan Bunga Famili asal Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, Sumenep.

Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit

Tuan rumah juga tidak menyediakan fasilitas protokol kesehatan, seperti tempat mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir, dan para undangan kebanyakan tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak fisik.

"Hal itu yang menjadi dasar petugas, gabungan dari TNI dan Polri membubarkan sinden di pesta pernikahan warga di Desa Lapa Taman, Kecamatan Dungkek, Sumenep itu," kata Widi, menjelaskan.

Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025

Sementara itu, Kabupaten Sumenep terdata sebagai satu-satunya kabupaten di Pulau Madura dengan jumlah kasus virus corona jenis baru paling banyak di Pulau Garam tersebut.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 pemkab setempat, jumlah warga yang positif terpapar COVID-19 sebanyak 840 orang, dengan perincian, 757 telah selesai diisolasi dan dinyatakan sembuh, 45 orang meningggal dunia, dan sebanyak 23 terdata suspek COVID-19.(red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru