Giliran Lurah Bringkang Turunkan 10 Truk Sertu untuk Menguruk Jalan

harianmerahputih.id
Kepala Desa Bringkan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik Sukarno (tengah) di lokasi jalan rusak. HMP/ONO

MERAHPUTIH|GRESIK-Setelah Hardi, kepala Desa Pranti turun tangan menggerakkan warganya untuk memperbaiki akses jalan  Bringkang ke Pranti, Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik, Jawa Timur, giliran Kepala Desa Bringkang Sukarno.

Tidak tanggung-tanggung, Sukarno menurunkan 10 truk sertu atau becost di lokasi yang sebelumnya mirip dengan kubangan kerbau dan ditanami tiga pohon pisang itu."Saya seharian sama pak Lurah Pranti (Hardi) di lokasi. Saya memang datangnya agak siangan karena menyelesaikan urusan di kelurahan. Tapi Alhamdulillah, semuanya sudah tertutup sertu dan jalan bisa dilewati," tegas Sukarno, Kepala Desa dua periode itu.

Baca juga: Kejari Gowa dan Kejati Sulsel Harus Profesional: Kasus Pemalsuan Identitas yang Dilaporkan Kong Ambri

Sertu sebanyak 10 truk yang diturunkan di lokasi berasal dari kantong pribadi Kepala Desa Bringkang. "Saya sih tidak mau mengumbar cerita yang penting jalan sekarang sudah bisa dilewati oleh warga Pranti dan sekitarnya. Kalau pengguna jalan bisa lewat dengan nyaman kan kita juga senang," tegas Kepala Desa berkumis itu.

Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit

Pantauan harianmerahputih.id di lokasi,  kubangan berisi air sudah berkurang. Jalan yang tadinya berlumpur sudah ditutup dengan sertu. Pohon pisang yang ditanam di tengah jalan juga sudah tidak terlihat lagi. "Mudah-mudahan tidak ada lagi yang mengeluhkan kondisi jalan. Sebenarnya memang jalan tersebut adalah tanggung jawab Kabupaten. Tapi, masak iya kami diam saja ketika melihat jalan seperti itu. Karena itu, saya dan Kepala Desa Pranti juga bahu-membahu bersama warga dan organisasi keagaaan turun ke lokasi," urai Sukarno.

Sebelumnya, kondisi jalan Bringkang-Pranti,memang memprihatinkan. Penuh dengan kubangan air dan sempat ditanami pohon pisang. Pengguna jalan yang akan bekerja di Surabaya mengaku kesulitan melewati jalan apalagi saat ini setiap hari wilayah Menganti diguyur hujan.

Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025

Pemerintah Kabupaten Gresik dan dinas terkait seharusnya lebih cepat tanggap melihat kondisi yang ada. Momen Pilkada yang baru saja berakhir sepertinya lebih penting dibanding dengan perbaikan jalan yang menjadi hajat hidup orang banyak.(ono)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru