MERAHPUTIH| TUNISIA-Tunisia tidak berminat menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Hal ini dijelaskan oleh Kementerian Luar Negeri pada Selasa. Mereka tidak berminat menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dan posisinya tidak akan terpengaruh oleh perubahan internasional apa pun.
Maroko pekan ini mengikuti langkah negara-negara Arab yang menormalisasi hubungan dengan Israel tahun ini, dan pada Selasa utusan Israel tiba di Maroko untuk menemui raja mereka.
Baca juga: Naik 54 Persen, Investasi Sektor Manufaktur Lampaui Rp365 Triliun
Sikap Tunisia meredam spekulasi, yang menyebutkan bahwa mereka akan menjadi negara Arab berikutnya yang menormalisasi hubungan dengan Israel atas perintah pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, demikian dilansir ANTARA.
The New York Times pada Senin memberitakan bahwa pejabat yang akrab dengan upaya pemerintahan Trump menyebutkan Oman dan Tunisia berpotensi menjadi negara selanjutnya yang meresmikan hubungan dengan Israel.
Baca juga: Jokowi Bicara di Major Economies Forum on Energy and Climate 2021
"Karena Tunisia menghargai posisi kedaulatan negara lain, ditegaskan bahwa pendirian Tunisia berprinsip, dan perubahan di kancah internasional tidak akan pernah mempengaruhi itu," demikian bunyi pernyataan kementerian terkait.
Maroko mengikuti jejak Uni Emirat Arab (UAE), Bahrain dan Sudan untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.
Baca juga: Jokowi: P4G Harus Dilakukan dengan Cara yang Luar Biasa
Palestina mengecam kesepakatan yang ditengahi oleh AS tersebut, menyaksikan pengkhianatan atas permintaan lama bahwa Israel yang pertama memenuhi tuntutan kenegaraan mereka.
Sumber: Reuters
Editor : Eko Yudiono