MERAHPUTIH| JAKARTA-Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 wajib dipatuhi oleh seluruh masyarakat di Indonesia.
Hal ini dijelaskan Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol RZ Panca Putra melalui Kabid Humas Kombes Pol Jules Abraham Abast.
"Maklumat ini diterbitkan bertujuan untuk memutus dan mencegah rantai penyebaran Virus Corona atau COVID-19 saat libur panjang akhir tahun," kata Abraham Abast, di Manado, Minggu, seperti dilansir ANTARA.
Ia mengatakan Maklumat Kapolri tentang protokol kesehatan itu diterbitkan dengan mempertimbangkan penanganan penyebaran COVID-19 secara nasional yang belum sepenuhnya terkendali dan masih berpotensi berkembang luas dalam masyarakat.
"Maklumat ini juga bertujuan memberikan perlindungan dan menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat selama pelaksanaan libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru Tahun 2021," katanya.
Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit
Kabid Humas berharap seluruh lapisan masyarakat dapat mematuhinya dan saling mengingatkan, agar tidak terjadi klaster baru dalam penyebaran COVID-19.
Dalam maklumat tersebut diserukan agar seluruh lapisan masyarakat tidak menyelenggarakan pertemuan, kegiatan yang mengundang kerumunan orang banyak di tempat umum berupa perayaan natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah, pesta atau perayaan malam pergantian tahun, kemudian arak-arakan, pawai dan karnaval serta pesta penyalaan kembang api.
Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025
"Apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan," katanya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis telah menerbitkan Maklumat bernomor Mak/4/XII/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan dalam Pelaksanaan Libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, tanggal 23 Desember 2020.(red)
Editor : Eko Yudiono