MERAHPUTIH|SIAK-Kegiatan belajar mengajar secara tatap muka bagi Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Siak, Provinsi Riau diterapkan awal Januari 2021.
"Iya Minggu depan tatap muka. Sabtu (2/1/2020) nanti kita pantau persiapannya, kalau sudah memenuhi daftar periksa surat keputusan bersama empat menteri, tanggal 4 Januari boleh belajar," kata Bupati Siak Alfedri di Siak, Rabu (30/12), demikian seperti dilansir ANTARA.
Baca juga: Prabowo Minta Pendidikan Lingkungan Masuk Silabus, Pemerintah Gerak Cepat Tangani Bencana
Dia menjelaskan jika belum memenuhi daftar periksa maka penundaannya hanya sampai pada 6 Januari 2021.
Untuk KBM tatap muka itu, lanjutnya, kapasitas kelas hanya diisi 50 persen dari total peserta didik.
Murid SD hanya belajar dua kali seminggu yakni Senin dan Rabu atau Selasa dan Kamis, sedangkan pada Jumat dan Sabtu pembelajaran dilakukan secara daring.
Ia mengatakan akan mengirimkan Satuan Tugas COVID-19 untuk monitoring agar protokol kesehatan dilakukan dengan baik, seperti sebelum masuk dilakukan penukuran suhu tubuh dan harus di bawah 37,3 derajat Celcius.
"Kalau ada yang lebih, supaya Unit Kesehatan Sekolah berkoordinasi dengan pusat kesehatan masyarakat pembantu agar dilakukan tes cepat. Nanti ada juga tindak lanjut bersama Dinas Kesehatan," ungkapnya.
Selain itu, peserta didik diwajibkan memakai masker dan menjaga jarak.
Pihaknya juga menekankan setiap orang di sekolah tidak bersentuhan satu sama lain.
Baca juga: Prabowo Tegaskan Distribusi IFP Prioritas untuk Sekolah 3T
Untuk sekolah di bawah Kementerian Agama, KBM tatap muka dilakukan mulai 11 Januari 2021 karena pada pekan depan masih melakukan verifikasi daftar periksa, sedangkan untuk Sekolah Menengah Atas kewenangan pemerintah provinsi.
Namun, menurut dia, untuk SMA akan sama dengan yang diterapkan pihak kabupaten.
"Masa transisi ini Januari sampai Februari setelah itu nanti kita evaluasi dan tetap dipantau terus pelaksanaannya. Mudah-mudahan ini berjalan dengan baik," katanya.(red)
Editor : Eko Yudiono