Ukraina Terapkan Lockdown, Sekolah dan Restoran Ditutup

harianmerahputih.id
Mural bergambar petugas kesehatan terlihat di dinding Rumah Sakit Darurat Kota, di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Lviv, Ukraina, Minggu (21/6/2020).REUTERS/Pavlo Palamarchuk/hp/djo (REUTERS/PAVLO PALAMARCHUK)

MERAHPUTIH|UKRAINA- Sekolah, restoran, dan pusat kebugaran karena lockdown (karantina wilayah) kembali diberlakukan secara nasional di Ukraina pada Jumat (8/1) untuk melawan pandemi virus corona di negara berpenduduk 41 juta orang itu.


Infeksi virus corona di Ukraina mulai meningkat lagi pada September tahun lalu dan tetap relatif tinggi.

Baca juga: Naik 54 Persen, Investasi Sektor Manufaktur Lampaui Rp365 Triliun

Negara tersebut hingga 8 Januari telah mencatat lebih dari satu juta kasus virus corona dengan 19.588 kematian, demikian seperti dilansir ANTARA.

 

Pemerintah memutuskan menerapkan lockdown untuk Januari pada awal Desember 2020, ketika Ukraina berada di puncak pandemi dan jumlah kasus baru mencapai sekitar 12.000 hingga 14.000 per hari.

Pembatasan-pembatasan baru, yang mencakup penutupan pusat hiburan dan larangan pertemuan massal, akan berlaku hingga 24 Januari.

Meskipun ada seruan agar karantina wilayah dilonggarkan dan bahkan dibatalkan, Presiden Volodymyr Zelenskiy dan Menteri Kesehatan Maksym Stepanov mengatakan pembatasan sangat dibutuhkan.

Baca juga: Jokowi Bicara di Major Economies Forum on Energy and Climate 2021

"Dengan memberlakukan karantina yang lebih ketat mulai besok, kita akan menghindari lonjakan pasien COVID-19 dan flu musiman biasa," kata Stepanov, menurut sebuah pernyataan Kamis (7/1).

"Jadi, kami akan mengurangi beban kerja di rumah sakit, karena institusi yang sama merawat pasien dengan masing-masing penyakit ini."

Pemerintah mengatakan pemberlakuan pembatasan sekarang dapat membantu menghindari perlunya karantina lebih ketat di kemudian hari --yang bisa menyebabkan kerusakan lebih besar pada ekonomi.

Baca juga: Jokowi: P4G Harus Dilakukan dengan Cara yang Luar Biasa

Ekonomi Ukraina diperkirakan menyusut sekitar lima persen pada 2020, terseret ke dalam resesi akibat pandemi virus corona dan karantina yang ketat pada bulan Maret.

Sumber: Reuters

 

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru