Tim Gabungan Fokus Pencarian Black Box SJ-182

harianmerahputih.id
Direktur Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) Rasman MS (tengah) dalam konferensi pers di Dermaga JICT II Tanjung Priok Jakarta, Selasa (12/01/2021). (ANTARA/Prisca Triferna)

MERAHPUTIH|JAKARTA-Tim gabungan akan fokus ke pencarian kotak hitam (black box) dengan bantuan kapal yang memiliki kemampuan deteksi bawah air, kata Direktur Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) Rasman MS. Hari ini pencarian pesawat Sriwijaya Air memasuki hari keempat.

 

Baca juga: Kejari Gowa dan Kejati Sulsel Harus Profesional: Kasus Pemalsuan Identitas yang Dilaporkan Kong Ambri

“Kegiatan di laut tetap seperti rencana operasi semula, kita bagi di dalam enam sektor. Enam sektor ini kita fokuskan (kotak hitam) memang,” kata Rasman dalam konferensi pers di Dermaga JICT II Tanjung Priok Jakarta, Selasa, demikian seperti dilansir ANTARA.

Ditemukannya potongan besar badan pesawat dan potongan tubuh menjadi salah satu petunjuk keberadaan kotak hitam yang dapat membantu menjawab misteri penyebab kecelakaan pesawat jurusan Jakarta-Pontianak itu.

Dengan alasan itu, kata Rasman, tim SAR memutuskan untuk mengintensifkan pencarian di enam sektor tersebut yang melibatkan kapal dengan kemampuan deteksi bawah air seperti KRI Rigel dan Kapal Baruna Jaya.

Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit

“Dari enam sektor itu kita maksimalkan khusus mencari black box, diperkuat oleh empat unsur (kapal) yang mempunyai kemampuan itu,” ujarnya.

Dengan memaksimalkan kemampuan kapal-kapal tersebut ditambah cuaca yang bersahabat dengan ombak yang tidak terlalu tinggi, diharapkan tim di lapangan dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Adapun jumlah personil yang terlibat dalam operasi SAR secara keseluruhan sebanyak 3.818 orang. Untuk alat utama (alut) yang digunakan meliputi 54 kapal, 18 Rigit Inflatable Boat (RIB), tiga helikopter, dan 33 ambulans.

Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025

Pesawat Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. (red)

 

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru