MERAHPUTIH|AS-Pemerintah Perdana Menteri Boris Johnson sedang bersiap untuk memaksa orang-orang dari negara-negara dengan risiko tinggi COVID-19 untuk dikarantina selama 10 hari setelah tiba di Inggris, demikian dilaporkan Daily Mail, Sabtu (23/1).
Orang-orang yang datang dari Brazil, Afrika Selatan, dan negara-negara tetangga, akan ditemui saat tiba dan diantar ke hotel untuk menjalani karantina.
Baca juga: Naik 54 Persen, Investasi Sektor Manufaktur Lampaui Rp365 Triliun
Rencana wajib karantina itu sedang dibahas oleh para menteri Inggris Raya, lapor Daily Mail.
Johnson lebih menyukai pendekatan yang lebih terarah daripada membuat semua penumpang udara yang masuk ke negaranya untuk dikarantina, bunyi laporan itu.
Baca juga: Jokowi Bicara di Major Economies Forum on Energy and Climate 2021
Laporan Daily Mail menambahkan bahwa keputusan soal karantina akan diambil pada Senin (25/1).
Inggris telah mencatat lebih dari 3,5 juta infeksi COVID-19 --tertinggi kelima di dunia-- dan hampir 96.000 kematian.
Baca juga: Jokowi: P4G Harus Dilakukan dengan Cara yang Luar Biasa
Sumber: Reuters
Editor : Eko Yudiono