MERAHPUTIH|SURABAYA - Pasar Kapasan Surabaya akhirnya kembali dibuka pada 18 April mendatang. Itu menyusul hasil swab test yang dilakukan oleh Kepala pasar Kapasan Eilsye Tatitatula ternyata negatif Covid-19.
Sebelumnya beredar, ditutupnya pasar Kapasan disebakan karena ada salah satu pihak pengelola pasar terindikasi virus Covid-19, sehingga PD Pasar Surya mengambil langkah cepat untuk segera menutup pasar. Namun ternyata hasilnya negatif.
Hal ini mendapat reaksi positif dari anggota komisi B DPRD Kota Surabaya, Jhon Thamrun yang memang sebelumnya mengecam keras aksi penutupan yang dilakukan oleh PD Pasar Surya.beberapa hari yang lalu.
“Nah kalau sudah ada hasil lab maka kalau hasil lab itu memang dinyatakan sehat, ya sudah seharusnya dibuka,” jelasnya, saat ditemui digedung DPRD Kota Surabaya, Jumat (17/4).
Namun ia memberikan catatan, agar penerapan protokol yang dilakukan Pemkot seperti di pasar Kapasan dan pasar-pasar lain kedepan tidak berdasarkan asumsi. Agar para pedagang tidak semakin dirugikan akibat adanya penutupan lapak mereka yang terkesan sepihak.
“Dan apa yang dilakukan oleh PD Pasar ini benar. Sehingga penerapan di pasar-pasar yang lain pun harapannya adalah tetap berpegang pada protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat tidak menggunakan asumsi,” ujarnya.
Politisi asal fraksi PDI Perjuangan ini meminta, PD Pasar Surya selaku pengelola Pasar Kapasan untuk bekerjasama dengan lintas instansi ketika nantinya Pasar Kapasan dibuka kembali. Tujuannya agar aturan Phisical Distancing dapat dilakukan dengan baik. "Sebab kalau tidak dilakukan maka ada resiko akan ada yang terpapar lagi. Itu yang tidak kita harapkan,” pungkasnya. (gun)
Editor : Lasiono