Test Cepat Antigen di Pemprov Maluku, Satu ASN Reaktif

harianmerahputih.id
Juru Bicara Program Vaksinasi Satgas Covid 19 Provinsi Maluku, Adonia Rerung. HMP/BOY

MERAHPUTIH|JAKARTA-Hari keenam pemeriksaan cepat rapid test antigen, hanya satu orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku yang dinyatakan reaktif.

" Dari total 151 pegawai yang dirapid test antigen hari ini, hanya 1 orang diantaranya yang reaktif dan harus menjalani pemeriksaan swab test PCR," ungkap Juru Bicara Program Vaksinasi Satgas Covid 19 Provinsi Maluku, Adonia Rerung dalam rilisnya yang disampaikan, Rabu (27/1).

Baca juga: Menkes Dorong Deteksi Dini TBC, Targetkan Penurunan Kematian Secara Signifikan

Pemeriksaan terhadap 151 pegawai ini, kata Rerung, dipusatkan di tiga lokasi yaitu Kantor Gubernur Maluku, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Maluku.

Doni merinci, pegawai yang mengikuti rapid test antigen di kantor Gubernur Maluku sebanyak 151 hanya 1 orang yang terindikasi.

Baca juga: Pemkot Surabaya Siaga Hadapi Lonjakan ISPA, Balita Jadi Fokus Utama

Sementara di lokasi kantor Dispenda Maluku sebanyak 74 orang yang jalani pemeriksaan, tidak ada yang terindikasi.

Sedangkan di lokasi Dinkes Provinsi Maluku tercatat ada 22 orang yang menjàlani pemeriksaan, tidak ada satupun yang terindikasi.

Baca juga: Paramesti Tak Takut Jarum Suntik: Cerita Anak-anak SLB N Semarang Jalani Cek Kesehatan Gratis

"Seperti biasanya yang dinyatakan reakif, yang bersngkutan tetap harus menjalani pemeriksaan swab test PCR dan dianjurkan isolasi mandiri di rumah," tandas Rerung.

Sebelumnya, berdasarkan petunjuk dari kemendagri kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, guna memutus mata rantai penyebaran covid 19, maka Gubernur Maluku Murad Ismail, mengeluarkan surat edaran kepada seluruh ASN, honor dan kontrak di lingkup pemprov Maluku harus mengikuti test rapid antigen, begitu juga dengan para jurnalis yang bertugas pada kantor Gubernur Maluku.(boy)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru