China Ungkap Jaringan Pemalsu Vaksin Covid-19

harianmerahputih.id
Tangkapan layar iklan yang diduga palsu mengenai pemasaran vaksin COVID-19 yang marak tersebar di WeChat Moments. (ANTARA/M. Irfan Ilmie)

MERAHPUTIH| CHINA-Polisi China menangkap lebih dari 80 orang dan menyita lebih dari 3.000 dosis vaksin palsu COVID-19 sebagai bagian dari kampanye untuk memerangi kejahatan terkait vaksin, menurut laporan kantor berita Xinhua.

Para tersangka telah melakukan penipuan dengan menjual vaksin palsu setidaknya sejak September tahun lalu, kata Xinhua pada Senin.

Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025

Xinhua juga menyebutkan bahwa semua sediaan vaksin palsu tersebut telah dilacak.

 

Vaksin palsu itu dibuat dengan menyuntikkan larutan atau infus garam ke dalam jarum suntik, katanya.

Baca juga: Gus AMI Apresiasi Genjatan Senjata Palestina-Israel

Para tersangka mungkin bermaksud mengirim vaksin palsu itu ke luar negeri, kata surat kabar yang didukung pemerintah China -- Global Times, yang mengutip pernyataan dari narasumber yang dekat dengan produsen vaksin utama China.

Operasi pelacakan vaksin palsu tersebut dilakukan oleh polisi di banyak tempat, termasuk di Beijing, Shanghai dan provinsi timur Shandong, kata Xinhua.

Negara-negara di seluruh dunia telah meluncurkan program vaksin dengan harapan mengakhiri pandemi virus corona yang sudah berlangsung selama setahun.

Baca juga: Israel Luncurkan Roket, 35 Orang di Gaza Tewas

Sumber: Reuters

 

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru