MERAHPUTIH|JAKARTA-Banjir di Jakarta membuat PDIP bergerak cepat. DPP PDI Perjuangan (PDIP) turun langsung membantu rakyat yang menjadi korban banjir Jakarta dengan mempersiapkan dapur umum.
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Sabtu, mengatakan partainya turun di Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana (Baguna). Sejumlah dapur umum dipersiapkan di kantor-kantor partai tingkat (DPC) yang tersebar di beberapa wilayah Jakarta yang terkena dampak banjir, demikian seperti dilansir ANTARA.
"PDI Perjuangan melalui Badan Penanggulangan Bencana langsung turun tangan, membantu rakyat yang menjadi korban banjir dan sekaligus mempersiapkan dapur umum. Sembako dan nasi bungkus pun sudah dibagikan kepada warga terdampak banjir," kata Hasto.
Partai, kata dia memerintahkan bahwa kepentingan rakyat harus selalu dikedepankan, dan anggota serta kader partai wajib membantu rakyat.
Dapur umum PDIP itu terletak di kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta, di DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, di Posko Repdem Kecamatan Kramat Jati, di kantor DPC PDI Perjuangan Jakarta Barat dan di kantor DPC PDI Perjuangan Jakarta Pusat.
Hasto mengatakan saat ini menjadi prosedur tetap di partai, ketika terjadi bencana di suatu wilayah maka organ partai secara otomatis bergerak memberikan bantuan.
Misalnya, lanjut dia di Jakarta terjadi banjir, maka berbagai bantuan langsung dikerahkan. Sejumlah stok logistik yang dibutuhkan korban bencana sudah disiapkan di basement kantor pusat partai di Jalan Diponegoro, Jakarta.
"Dari beras, kemudian ikan asin, mi instan, itu memang kita pakai. Dan langsung dikirim ke DPC," kata Hasto.
Kesiapan itu, menurut dia, juga membuat partainya bisa bergerak cepat membangun dapur umum di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, saat tragedi Pesawat Sriwijaya Air yang lalu.
"Jadi itu, gerak cepat. Baguna ini juga, langsung menjadi infrastruktur partai di dalam membumikan nilai-nilai kemanusiaan dan kerakyatan itu," kata Hasto.
Sekjen PDIP periode 2005-2010 Pramono Agung Wibowo sebelumnya menyebut PDIP memiliki Baguna, atas peran besar Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025
Menurut Pramono, jarang sekali seorang tokoh sekaligus ketua umum partai, yang kemudian pernah menjabat presiden dan wakil presiden, begitu cinta tanaman, alam dan lingkungan. Tokoh demikian ada pada sosok Megawati Soekarnoputri.
"Saya masih ingat ketika partai-partai belum ada namanya Badan Penanggulangan Bencana, Ibu Mega-lah yang pertama kali, mencanangkan, membentuk Baguna. Baru setelah itu partai lain mengikuti," kata Pramono Anung.(red)
Editor : Eko Yudiono