Dua Mikro Bus Tabrakan di Perkebunan Teh, Enam Orang Luka-luka

harianmerahputih.id
Dua kendaraan angkutan umum jenis elf tabrakan di kawasan kebun teh Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (21/2/2021). (ANTARA/HO-Warga)

MERAHPUTIH|GARUT-Kecelakaan antara dua angkutan umum mikro bus jenis elf terjadi di jalan raya kawasan perkebunan teh Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu.

Kepala Unit Laka Lantas Polres Garut Ipda Priyo membenarkan adanya kejadian tabrakan dua angkutan umum di jalur utama selatan Garut. Namun tidak menimbulkan korban jiwa hanya ada enam orang luka-luka yang harus mendapatkan perawatan medis di puskesmas setempat.

Baca juga: Mantan Bupati Buru Selatan Akhirnya Ditetapkan sebagai Tersangka

"Korban luka ringan enam orang, untuk sementara para korban sudah mendapatkan penanganan dari puskesmas setempat," kata Priyo, seperti dilansir ANTARA.

Ia menuturkan peristiwa itu berawal ketika elf dari arah Bungbulang menuju Garut, kemudian dari arah berlawanan melaju elf tiba-tiba tabrakan saat melewati jalur perkebunan teh wilayah Pamulihan.

Peristiwa itu, lanjut dia, menyebabkan seorang sopir terjepit badan mobil, sehingga petugas dan warga berusaha mengevakuasinya hingga akhirnya berhasil dikeluarkan dan langsung dibawa ke puskesmas.

Baca juga: Bupati Banjarnegara Ditetapkan KPK sebagai Tersangka

"Untuk sopir sudah dievakuasi, terjepit karena pintu tidak bisa dibuka, dan saat ini sudah di puskemas," katanya.

Ia mengatakan pihaknya belum dapat menyampaikan lebih lanjut tentang peristiwa itu karena masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab kecelakaan itu.

"Tim unit penyidik Laka Lantas sedang olah TKP (tempat kejadian perkara)," katanya.

Baca juga: Kejati Maluku Tahan JRS, Tersangka Kasus Korupsi Lahan Tawiri

Polisi yang sudah terjun ke lokasi kejadian langsung mengamankan arus lalu lintas agar tidak menyebabkan kemacetan.

Polisi juga mengamankan barang bukti dua kendaraan yang terlibat tabrakan itu untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.(red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru