IDCH Promosikan Musik Dangdut dan Kopi Indonesia di New York

harianmerahputih.id
Musisi dangdut Rhoma Irama (kiri) tampil bersama group dangdut asal Amerika 'Dangdut Cowboys' pimpinan Andrew Weintraub (kanan) saat Konser Dangdut Mendunia di stasiun televisi swasta nasional, Jumat (15/03/19). (ANTARA FOTO/zarqoni maksum)

MERAHPUTIH|JAKARTA-Musik dangdut dan kopi Indonesia akan dlebih dipromosikan di Amerika Serikat. Rencana ini dicanangkan oleh Forum Indonesia Dangdut Coffee House (IDCH) siap membuka Kafe Dangdut (Dangdut Cafe) di New York pada Mei mendatang.

Wadah promosi IDCH yang baru diresmikan Jumat (26/2) atas gagasan Konsul Jenderal RI di New York Arifi Saiman bersama penyanyi dangdut Fitri Carlina itu juga didukung oleh sang Raja Dangdut Rhoma Irama, Dangdut in America, dan We People of Culture (WEPOC), demikian seperti dilansir ANTARA.

"Ini semua adalah dalam rangka membumikan musik dangdut di Amerika Serikat. Dangdut adalah kekuatan kita, dangdut adalah kebanggaan kita," kata Konjen Arifi Saiman, dalam keterangan resmi KJRI New York yang diterima ANTARA di Jakarta, Sabtu.

 

Arifi juga menyatakan dirinya optimistis bahwa dangdut mampu mendapatkan pengakuan resmi dari badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk urusan budaya dan pendidikan, UNESCO.

"Mari kita sama-sama memperjuangkan dangdut untuk mendapatkan pengakuan dunia sebagai budaya kita, supaya dangdut jadi warisan dunia," ujar Arifi menambahkan.

Penyanyi dangdut, Fitri Carlina, yang sempat tampil dalam ajang olah raga di AS beberapa waktu lalu, juga menyampaikan harapannya agar musik dangdut meraih posisi dalam panggung dunia.

Dalam peresmian IDCH, musisi senior James F. Sundah--yang juga bagian dari Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), menegaskan pentingnya penghargaan terhadap hak intelektual para musisi.

"Saya berharap melalui acara ini, para seniman musik dangdut dapat memperoleh apresiasi hak cipta dan hak terkaitnya," kata James.

- Forum Indonesia Dangdut Coffee House (IDCH) siap membuka Kafe Dangdut (Dangdut Cafe) di New York pada Mei mendatang untuk mempromosikan

Wadah promosi IDCH yang baru diresmikan Jumat (26/2) atas gagasan Konsul Jenderal RI di New York Arifi Saiman bersama penyanyi dangdut Fitri Carlina itu juga didukung oleh sang Raja Dangdut Rhoma Irama, Dangdut in America, dan We People of Culture (WEPOC).

"Ini semua adalah dalam rangka membumikan musik dangdut di Amerika Serikat. Dangdut adalah kekuatan kita, dangdut adalah kebanggaan kita," kata Konjen Arifi Saiman, dalam keterangan resmi KJRI New York yang diterima ANTARA di Jakarta, Sabtu.

 

Arifi juga menyatakan dirinya optimistis bahwa dangdut mampu mendapatkan pengakuan resmi dari badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk urusan budaya dan pendidikan, UNESCO.

"Mari kita sama-sama memperjuangkan dangdut untuk mendapatkan pengakuan dunia sebagai budaya kita, supaya dangdut jadi warisan dunia," ujar Arifi menambahkan.

Penyanyi dangdut, Fitri Carlina, yang sempat tampil dalam ajang olah raga di AS beberapa waktu lalu, juga menyampaikan harapannya agar musik dangdut meraih posisi dalam panggung dunia.

Dalam peresmian IDCH, musisi senior James F. Sundah--yang juga bagian dari Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), menegaskan pentingnya penghargaan terhadap hak intelektual para musisi.

"Saya berharap melalui acara ini, para seniman musik dangdut dapat memperoleh apresiasi hak cipta dan hak terkaitnya," kata James.(red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru