Yordania Kecam Pelanggaran Maraton di Masjid Al-Aqsa

harianmerahputih.id
Sejumlah pengunjung melintas di depan Dome of Rock (Kubah Batu), kompleks Masjid Al Aqsa, Kota Tua Yerusalem, Minggu (31/5/2020). Kompleks Masjid Al Aqsa kembali dibuka untuk umum setelah ditutup selama kurang lebih dua setengah bulan karena pandemi COVID

MERAHPUTIH| JAKARTA-Yordania pada Minggu mengecam pelanggaran maraton di Masjid Al-Aqsa, di mana baru-baru ini polisi Israel mengizinkan ratusan ekstremis menerobos masuk masjid pada hari sebelumnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania Deifallah Fayez menyebutkan bahwa serangan terus-menerus itu merupakan pelanggaran yang jelas terhadap status quo hukum dan sejarah, hukum internasional serta komitmen Israel, menurut pernyataan kementerian.

Baca juga: Naik 54 Persen, Investasi Sektor Manufaktur Lampaui Rp365 Triliun

Pejabat Yordania itu menggarisbawahi bahwa Masjid Al-Aqsa adalah tempat ibadah "hanya untuk Muslim" dan meminta agar Israel menghentikan pelanggaran dan provokasi mereka.

Baca juga: Jokowi Bicara di Major Economies Forum on Energy and Climate 2021

Fayez juga mendesak masyarakat internasional untuk mengemban tanggung jawab mereka dan menekan Israel supaya mengakhiri pelanggaran yang sedang berlangsung di Masjid Al-Aqsa.

Baca juga: Jokowi: P4G Harus Dilakukan dengan Cara yang Luar Biasa

Sumber: Xinhua

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru