MERAHPUTIH| JAKARTA-Yordania pada Minggu mengecam pelanggaran maraton di Masjid Al-Aqsa, di mana baru-baru ini polisi Israel mengizinkan ratusan ekstremis menerobos masuk masjid pada hari sebelumnya.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania Deifallah Fayez menyebutkan bahwa serangan terus-menerus itu merupakan pelanggaran yang jelas terhadap status quo hukum dan sejarah, hukum internasional serta komitmen Israel, menurut pernyataan kementerian.
Baca juga: Naik 54 Persen, Investasi Sektor Manufaktur Lampaui Rp365 Triliun
Pejabat Yordania itu menggarisbawahi bahwa Masjid Al-Aqsa adalah tempat ibadah "hanya untuk Muslim" dan meminta agar Israel menghentikan pelanggaran dan provokasi mereka.
Baca juga: Jokowi Bicara di Major Economies Forum on Energy and Climate 2021
Fayez juga mendesak masyarakat internasional untuk mengemban tanggung jawab mereka dan menekan Israel supaya mengakhiri pelanggaran yang sedang berlangsung di Masjid Al-Aqsa.
Baca juga: Jokowi: P4G Harus Dilakukan dengan Cara yang Luar Biasa
Sumber: Xinhua
Editor : Eko Yudiono