MERAHPUTIH|DENMARK-Denmark akan mengizinkan pembukaan kembali sekolah lebih banyak dan melonggarkan sejumlah pembatasan di pertokoan yang lebih besar sebagai respons atas kondisi epidemi COVID-19 yang membaik, menurut otoritas, Selasa (9/3).
Sekolah pendidikan menengah seperti sekolah asrama akan diizinkan dibuka kembali pada Senin, sedangkan pertokoan yang lebih besar akan diperbolehkan menerima lebih banyak pelanggan, demikian pernyataan Kementerian Kehakiman.
Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025
Sebelumnya pada Selasa Menteri Kesehatan Magnus Heunicke menyebutkan bahwa angka reproduksi COVID-19 berada di 1,0, yang artinya epidemi tidak berkembang.
"Dengan demikian, kami memiliki dasar untuk pembukaan kembali lebih lanjut yang terkontrol," tulisnya di Twitter.
Jumlah kontak, yang juga dikenal sebagai angka-R, menunjukkan seberapa banyak orang dapat ditulari oleh seorang pengidap.
Baca juga: Gus AMI Apresiasi Genjatan Senjata Palestina-Israel
Denmark melaporkan sekitar 215.000 infeksi, dengan hampir 2.400 kematian COVID-19.
Heunicke menuturkan varian B117 yang lebih menular, yang mulanya muncul di Inggris, menyumbang sekitar 80 persen dari semua kasus positif.
Denmark melonggarkan sejumlah aturan penguncian ketat yang diberlakukan pada Desember, ketika sekolah di sejumlah wilayah dibuka kembali dan pertokoan serta kegiatan wisata luar ruangan kembali beroperasi.
Baca juga: Israel Luncurkan Roket, 35 Orang di Gaza Tewas
Kepala State Serum Institute, Henrik Ullum, pada Senin mengatakan sejauh ini pembukaan kembali parsial tidak mengarahkan epidemi ke skenario yang terburuk, di mana hampir 900 pasien rawat inap tercatat pada April.
Sumber: Reuters
Editor : Eko Yudiono