Diculik Kelompok Abu Sayyaf, ABK WNI Diselamatkan Tentara Filipina

harianmerahputih.id
Ilustrasi (FOTO ANTARA/REUTERS/Bundeswehr/PIZ Marine Djibouti/Handout/djo/11) (istimewa)

MERAHPUTIH|JAKARTA-Tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diculik Kelompok Bersenjata Abu Sayyaf di perairan Pulau Pasigan, Ubian Selatan, Tawi-Tawi, pada Kamis (18/3) malam sekira pukul 11.30 waktu setempat, diselamatkan tentara Filipina.

Konsul Jenderal RI di Kota Kinabalau, Sabah, Malaysia, Krisnha Djelani melalui pesan tertulisnya, Jumat, membenarkan adanya tiga WNI yang diculik oleh Kelompok Abu Sayyaf telah diselamatkan oleh pasukan tentara Filipina pada Kamis malam, seperti dilansir ANTARA.

Baca juga: Naik 54 Persen, Investasi Sektor Manufaktur Lampaui Rp365 Triliun

Ketiga WNI tersebut diketahui bernama Riswanto Bin Hayono, Arizal Kastamiran, dan Arsyad Bin Dahlan bersama seorang warga negara Filipina bernama Sahud Salisim alias Ben Wagas.

 

Baca juga: Jokowi Bicara di Major Economies Forum on Energy and Climate 2021

WNI yang diculik ini bekerja di perusahaan nelayan penangkap ikan di Malaysia yang diculik di perairan Tambisan pada 17 Januari 2020 lalu. Sedangkan Pada saat itu, terdapat empat WNI yang diculik bersamaan namun salah satunya tewas dibunuh oleh Kelompok Bersenjata Abu Sayyaf tersebut saat mencoba melarikan diri di Patikul, Sulu pada 29 September 2020.

Informasi yang dihimpun, kata KJRI Kota Kinabalu, ketiga WNI ini berhasil diselamatkan ketika Kelompok Abu Sayyaf berusaha menghindari operasi milter Filipina di wilayah Sulu sehingga berlayar menggunakan perahu kayu bermesin.(red)

Baca juga: Jokowi: P4G Harus Dilakukan dengan Cara yang Luar Biasa

 

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru