Status Bencana Nasional di NTT Percepat Pemulihan

harianmerahputih.id
Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin. ist

MERAHPUTIH| JAKARTA- Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin mengaku sudah mengajukan bencana alam yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini untuk menjadi bencana nasional. Diharapkan dengan penetapan bencana nasional dapat mempercepat perbaikan hingga pemulihan ekonomi bagi wilayah bencana.

 

Baca juga: Kejari Gowa dan Kejati Sulsel Harus Profesional: Kasus Pemalsuan Identitas yang Dilaporkan Kong Ambri

“Sudah diusulkan, ketika itu dengan Pak Melki Laka Lena (Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena) yang merupakan Anggota DPR dapil NTT, supaya menjadi bencana nasional. Sehingga dapat memperbaiki rumah-rumah masyarakat yang hancur dan terciptanya percepatan pemulihan ekonomi kembali,” kata Azis usai meninjau dapur umum di Desa Oebelo, Kabupaten Kupang, NTT, Sabtu (17/4).

 

Lebih lanjut, politisi Partai Golkar itu berharap usulannya tersebut dapat segera dirapatkan dan menjadi ketetapan bersama antara pemerintah dengan parlemen (DPR RI). “Nantinya akan di rapatkan di DPR untuk menjadi satu ketetapan antara pemerintah dengan parlemen," ujar Azis.

Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit

 

Terakhir, Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) ITU menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak, termasuk personel TNI yang dengan sigap mendirikan tenda dan dapur umum bagi para pengungsi korban bencana badai Seroja dan banjir.

Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025

 

“Tentu tenda ini untuk membantu para pengungsi yang rumahnya rusak, hanyut dan alat-alat masaknya pada hilang. Jadi, sementara pemulihan ekonomi oleh pemerintah daerah dan pusat, teman-teman TNI ikut membantu, kami dari Trisakti membantu, dan pak Melki dari Golkar pun ikut membantu," tutup Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Trisakti tersebut. (red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru