Krisis di Myanmar akan Dibahas di Jakarta

harianmerahputih.id
Demonstran di Myanmar menunjukkan foto Suu Kyi. DOK

MERAHPUTIH| JAKARTA-Negara-negara Asia Tenggara akan membahas krisis di Myanmar pada pertemuan puncak di Jakarta pada Sabtu,  kata sekretariat blok ASEAN pada hari Selasa, setelah Uni Eropa memberlakukan sanksi terberatnya pada junta yang merebut kekuasaan di sana pada 1 Februari.

 Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang beranggotakan 10 negara telah mencoba menemukan cara untuk membimbing sesama anggota Myanmar keluar dari kekacauan berdarah yang terjadi setelah kudeta militer terhadap pemerintah terpilih yang dipimpin oleh peraih Nobel Aung San Suu Kyi. 

Baca juga: Naik 54 Persen, Investasi Sektor Manufaktur Lampaui Rp365 Triliun

Romeo Jr. Abad Arca, asisten direktur divisi hubungan masyarakat Sekretariat ASEAN, mengatakan KTT itu akan berlangsung di kantor pusatnya di Jakarta pada hari Sabtu di bawah protokol kesehatan dan keamanan yang ketat karena pandemi, membenarkan nasihat sebelumnya. 

Masih belum jelas berapa banyak pemimpin yang akan hadir secara langsung meskipun seorang pejabat pemerintah Thailand pada Sabtu mengatakan kepala junta Min Aung Hlaing akan pergi ke Jakarta.

Baca juga: Jokowi Bicara di Major Economies Forum on Energy and Climate 2021

 

Kementerian luar negeri Brunei, yang memegang ketua ASEAN tahun ini, menolak berkomentar tentang pengaturan KTT pada hari Senin. Militer Myanmar telah menunjukkan sedikit kesediaan untuk terlibat dengan tetangganya dan tidak ada tanda-tanda ingin berbicara dengan anggota pemerintah yang digulingkannya. 

Baca juga: Jokowi: P4G Harus Dilakukan dengan Cara yang Luar Biasa

Politisi pro-demokrasi termasuk anggota parlemen yang digulingkan dari partai Suu Kyi mengumumkan pembentukan Pemerintah Persatuan Nasional (NUG) pada hari Jumat. Ini termasuk Suu Kyi, yang telah ditahan sejak kudeta, serta para pemimpin protes pro-demokrasi dan etnis minoritas.

Sumber: Reuters

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru