MERAHPUTIH I PASURUAN- Pemerintah provinsi (pemprov) Jawa Timur (Jatim) bersama pemerintah kota (pemkot) Pasuruan menggelar acara doa dan sholawat dari indonesia untuk palestina di halaman gedung kesenian Darmoyudo kota Pasuruan, jumat malam.
Secara bersamaan acara tersebut juga digelar di kota Solo dan di Kairo Mesir. Acara digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Semua tamu undangan yang hadir dalam acara ini harus menjalani tes swab antigen lebih dul. Selain itu, ada pemeriksaan suhu sebelum memasuki area acara, disediakan handsanitizer dan tempat cuci tangan dengan jumlah yang banyak, dan yang terpenting, semua yang hadir wajib mengenakan masker.
Doa dan sholawat dihadiri oleh sejumlah kiai - kiai sepuh di jawa timur. Di antaranya adalah KH Zainuddin Jazuli Ploso Kediri, KH Nurul Huda Jazuli Ploso Kediri, KH Anwar Mansyur Lirboyo Kediri, KH Anwar Iskandar Ngasinan Kediri/ KH Nawawi Abd Jalil Sidogiri, KH Idris Hamid Pasuruan dan lainnya.
Serta Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, perwakilan dari pengurus cabang dan Banom NU se kota/kab Pasuruan dan berbagai elemen masyarakat dan tokoh pemuda.
Kegiatan diawali dengan santunan kepada anak yatim dan pembacaan sholawat serta doa bersama. Doa dipimpin langsung oleh KH Miftakhul Achya, KH Nurul Huda Jazuli, KH Agoes Ali Mashur dan KH Anwar Mansur ponpes Lirboyo secara virtual dari Kediri.
Puncak acara adalah lantunan sholawat dipimpin langsung Habib Syech bin Abdul Qodir yang dipusatkan di kota Solo. Selanjutnya sebagai penutup ceramah agama disampaikan oleh KH Anwar Iskandar dari kota Pasuruan.
Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit
Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf (gus ipul) selaku ketua panitia penyelenggara sekaligus tuan rumah dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan doa dan sholawat virtual dari Indonesia untuk Palestina ini bisa terselenggara berkat difasilitasi oleh gubernur jatim Khofifah Indar Parawansa.
Gus Ipul menyampaikan, laporan dari Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. doa dan sholawat diikuti dari seluruh dunia karena didukung oleh syechermania. Ada yang dari Jerman, Aamerika dan beberapa negara lain.
Gus Ipul juga merasa sangat terharu karena kemarin malam kiai - kiai sepuh di jawa timur kumpul jadi satu untuk berdoa dan bermunajat agar Palestina segera mendapatkan kebaikan dan jalan keluar.
Ia juga berharap acara malam bisa menjadi inspirasi doa dan sholawat yang digelar virtual. Serta bisa membangun kepedulian, membangun perdamaian dan membantu meringankan bagi saudara kita yang sedang kesusahan di palestina.
Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025
"Kalau boleh menangis saya menangis, malam ini kiai sepuh kumpul seperti Kiai Zainuddin Jazuli, dan lainnya. Ini momentum untuk reuni ulama. Alhamdulillah bisa hadir bersama. Terima kasih ibu gubernur," jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawan berterima kasih kepada Gus Ipul yang bisa menyelenggarakan acara ini dengan format seperti ini. Acaranya bagus, dan tetap mematuhi prokes.
"Semoga ini menjadi bagian kekuatan kita semua dalam mengawal umat, bangsa dan negara dimana saja," katanya. (prs)
Editor : Eko Yudiono